KPK Akan Periksa Anggaran Asian Games, Ini Kata Menpora

2 min read

JAKARTA – JARRAK.ID – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi mengatakan siap menghormati proses hukum yang akan dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Deputi IV Kemenpora soal dana hibah kepada KONI.

Imam juga tidak mempersoalkan rencana KPK yang akan mengecek anggaran dan dana hibah, termasuk untuk Asian Games. Pasalnya hal itu sudah menjadi kewenangan KPK.

“Ya tentu ini menjadi kewenangan KPK. Sudah masuk ke ranah hukum,” kata Menpora Imam kepada wartawan di kantornya, Jl Gerbang Pemuda, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu, (19/12/2018).

Kendati demikian, Imam belum bisa memberikan keterangan lebih jauh. Ia mengaku masih menunggu keterangan resmi dari KPK terkait OTT terhadap 5 orang yakni Deputi IV bidang olahraga dan prestasi beserta staf, asisten deputi, pejabat pembuat komitmen (PPK), dan bendahara.

“Sekali lagi saya akan menunggu nanti pengumuman resmi dari KPK baru kami nanti akan mengakomodasi apa yang diharapkan¬†KPK. Kita akan betul-betul membantu agar ini bsa segera selesai dan menjadi pelajaran penting bagi kita semua,” sambungnya.

Mengenai kickback dana hibah Kemenpora ke KONI, Imam menegaskan alur pengajuan dan pencairan.

“Terus terang kami saya juga belum tahu ini dana yang mana. Karena setelah nanti saya sudah dapat pemberitahuan biasanya kami akan melihat bagaimana hasil proses dari awal pengajuan proposal, verifikasinya, pencairannya karena ini soal-soal teknis. Karena soal teknis tentu kami akan menunggu,” jelas Imam.