Connect with us

Other

Kondisi Kritis, Ani Yudhoyono Sudah Tiga Hari Dirawat di ICU

JARRAK.ID

Published

on

Ibu Ani Yudhoyono dikabarkan kondisi kesehatannya terus menurun dan saat ini dirawat di ruang ICU (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Ibu Ani Yudhoyono kondisi kesehatannya sedang menurun. Diketahui, Ani sudah tiga hari dirawat di ruang ICU di Nasional University Hospital.

“Ini adalah hari ketiga Ibu Ani berada di ICU untuk menjalani perawatan intensif untuk mengatasi penyakit kanker darah yang dideritanya. Saat ini, Pak SBY beserta keluarga, termasuk Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Annisa Larasati Pohan serta Edhie Baskoro Yudhoyono (EBY) dan Aliya Rajasa, masih terus mendampingi Ibu Ani di ruang ICU, termasuk para cucu-cucu lengkap berada di Singapura,” kata staf pribadi SBY, Ossy Dermawan, Jumat, (31/05/2019).

Menurut dia, hari ini sekitar jam 17.00 WIB Ani Yudhoyono kembali masuk ICU. Namun dia belum bisa menjelaskan kondisi kesehatan Ani Yudhoyono lebih jauh.

“Terkait kondisi medis, tentunya kami tidak dapat memberikan keterangan secara detail karena ini merupakan domain dari dokter dan rumah sakit,” ucap Ossy.

Dia menyebut yang terpenting saat ini adalah doa bagi Bu Ani. SBY dan keluarga, lanjut dia, berterima kasih atas seluruh doa kesembuhan yang ditujukan bagi Ani Yudhoyono.

“Yang terpenting, Bapak SBY beserta keluarga berterima kasih atas segala doa dan dukungan yang diberikan oleh seluruh rakyat Indonesia kepada Ibu Ani. Semoga doa dan dukungan yang diberikan akan dikabulkan oleh Allah SWT, Tuhan Yang Mahakuasa. Sehingga Ibu Ani dapat segera sembuh,” jelas Ossy.

“Bapak SBY dan keluarga juga berterima kasih kepada para sahabat yang berniat menjenguk Ibu Ani di NUH Singapura. Pak SBY dan keluarga menyampaikan permohonan maaf apabila beliau belum dapat menemui para sahabat yang datang ke Singapura saat ini dikarenakan masih harus berkonsentrasi untuk mendampingi Ibu Ani di ICU,” tutur dia.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer