Connect with us

Elektoral

Koalisi Pendukung Prabowo-Sandi Akan Gelar Pertemuan Lintas Sekjen Setiap Senin dan Kamis

JARRAK.ID

Published

on

Pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Jajaran Sekretaris Jenderal (Sekjen) partai-partai pendukung Prabowo Subianto dalam Pemilu 2019 kemarin (27/08/2018) usai menggelar rapat. Salah satu yang dihasilkan dalam pertemuan tersebut, soal rencana dilakukannya pertemuan antar Sekjen secara bergantian pada setiap hari Senin dan Kamis.

“Mungkin kita rutinkan (pertemuan Sekjen) setiap Senin dan Kamis,” kata Sekjen PKS Mustafa Kamal kepada wartawan di Hotel Aston, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa, (28/08/2018).

Sedangkan tempat pertemuan akan dilakukan secara bergilir di tempat masing-masing Sekjen. PKS mendapat giliran pertama sebagai tuan rumah pertemuan tersebut.

Menurut Mustafa, selain membicarakan soal pertemuan lintas Sekjen, dalam rapat juga akan dibahas isu ekonomi hingga Daftar Pemilih Tetap (DPT) KPU. Ia menambahkan, soal struktur tim pemenangan juga dibahas dalam rapat yang dihadiri oleh Sandiaga Uno tersebut.

Mustafa mengaku saat ini struktural tim pemenangan telah terbentuk, hanya saja belum bersifat final. Menurutnya, susunan tim pemenangan itu masih akan dikomunikasikan lebih lanjut kepada partai-partai koalisi pendukung Prabowo-Sandiaga Uno.

“Sudah mantap tapi harus dimantapkan terus dikomunikasikan dengan pimpinan jangan sampai ada yang luput potensi dari bangsa ini tidak terwakili dalam timses ini. Kemudian kita masukkan nama-nama, dan sampai hari ini kita masih terus berkoordinasi dengan pimpinan partai untuk sampai nama-nama yang fix-nya seperti apa, yang termasuk juga dari peran serta para simpatisan sukarelawan dan berbagai tokoh-tokoh besar di negeri ini yang akan bergabung bersama kita,” Jelas Mustafa.

Baca Juga:  Sikap Habib Rizieq Soal Rekomendasi Capres-Cawapres PA 212

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer