Connect with us

Daerah

Khas, Begini Umpatan Emak-Emak Surabaya kepada Teroris

JARRAK.ID

Published

on

Solidaritas mengecam aksi terorisme di Surabaya (Doc ANTARA)

SURABAYA – JARRAK.ID – Rentetan aksis bom teroris di beberapa daerah di Surabaya juga menyisakan polemik baru terkait pelibatan anak-anak. Aksi teroris di Jawa Timur beberapa hari terakhir melibatkan anak kecil dalam setiap operasi mereka.

Meski banyak masyarakat yang mengecam aksi tersebut, namun hal itu juga membuat warga Surabaya dalam situasi tegang dan ketakutan beraktifitas seperti biasa.

Merespon hal tersebut, beberapa ibu-ibu menyampaikan amarahnya kepala pelaku bomber di Surabaua melalui video dengan bahasa jawa khas Jawa Timuran.

Video berdurasi 21 detik itu, ibu-ibu mengumpat kepada pelaku teror karena membuat masyarakat gaduh dan ketakuta. Dalam video tersebut, terlontar bahasa sarkasitis khas Surabaya.

“Hah! Kate dadi opo dekne. Yo’opo carane diusir teko Suroboyo ae. Jancok! Ojok wanimu jihat-jihat tok ae cok! Jihat iku ojok ngejak-ngejak uwong cok! Awak dewe iku jek kepingin mangan enak cok!,” kata seorang ibu dalam video tersebut..

“Hah! Mau jadi apa dia. Bagaimana caranya diusir dari Surabaya saja. Jancok! Jangan beranimu jihat-jihat saja cok! Jihat itu jangan ajak-ajak orang cok! Saya ini masih pengen makan enak cok!,” kata ibu tersebut diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia.

Sebelumnya, aksi teri bom bunuh diri yang dilakukan terduga teroris dan melibatkan anak-anak mereka ada di 4 titik di Surabaya. Yakni, ledakan diGPPS Arjuno, bom bunuh diri di Gereja GKI jalan Diponegoro, bom Gereja Santa Maria Tak Bercela Surabaya, dan di Polrestabes Surabaya.

Baca Juga:  Waspada Serangan Fajar, Bawaslu Patroli Nonstop

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Berita Populer