Connect with us

Daerah

Ketua KUB Laut Jaya Prenduan Sumenep Diduga Tilap Bantuan Freezer Ikan

HOLIDI

Published

on

Ilustrasi Freezer ikan (Doc. Net)

SUMENEP – JARRAK.ID – Warga Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan, Sumenep Madura, menyebutkan adanya indikasi sejumlah bantuan bagi Kelompok Usaha Bersama (KUB) di bidang perikanan (teri nasi) yang diduga fiktif.

“Berdasarkan informasi yang kami dapatkan, diduga KUB diselewengkan oknum Ketua Jaya Laut, karena bantuan sampai saat ini tidak pernah diterima manfaatnya oleh para anggota,” demikian pengakuan A, warga setempat kepada Jarrak.id, Senin, (11/03/2019).

Menurut dia, bantuan yang diberikan pemerintah pusat melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumenep kepada KUB Jaya Laut, pada tahun 2018 silam berupa 1 unit Freezer dengan harga sekitar Rp60 juta.

Kendati demikian, bantuan tersebut tidak pernah digunakan untuk kegiatan pemberdayaan bagi anggotanya.

“Kalau ada pelaut yang sukses, murni karena keahlian mereka sendiri. Karena Kube Jaya Laut yang seharusnya menjadi wadah bagi mereka, justru terindikasi dijadikan bancakan oknum ketua kelompok. Ini tentu sangat disayangkan,” tegas dia.

Seperti diketahui, Kelompok Usaha Bersama (KUB) merupakan upaya pemberdayaan bagi petani dan nelayan dalam rangka penanggulangan kemiskinan. Bantuan ini diberikan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)

Sedangkan untuk Desa Prenduan, Pragaan, Sumenep tercatat ada sekitar 5 kelompok penerima bantuan Freezer ikan, salah satunya kelompok Jaya Laut.

“Setiap KUB mendapatkan 1 unit Freezer ikan yang harganya sekitar Rp60 juta untuk satu kelompok,” terang dia.

Ia berharap agar setiap bantuan kepada nelayan untuk peningkatan perekonomian masyarakat dapat diawasi, sehingga bantuan tersebut benar-benar sampai kepada penerima mamfaat.

“Banyak sekali bantuan untuk bidang perikanan, baik dari pemerintah pusat dan provinsi, tapi sampai saat ini kami belum melihat adanya peningkatan di sektor tersebut,” ungkapnya.

Bahkan ia menuding KUB Jaya Laut terindikasi fiktif dan hanya bersifat sementara.

“Saya curiga kelompok Jaya Laut ini hanya digunakan untuk menerima bantuan saja. Karena anggotanya tidak jelas dan tidak tahu kalau ada bantuan turun,” pungkas dia.

Dihubungi terpisah, Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) Jaya Laut, Zarkasyi membenarkan bahwa pihaknya menerima bantuan freezer ikan pada tahun 2018 dari KKP.

Namun saat dikonfirmasi perihal keterlibatan para anggotanya, dia tidak menjawab. Dia berdalih, bantuan tersebut diduga diterima tanpa sepengetahuan anggota kelompoknya.

“Ya ada bantuan Freezer ikan, turun 2018 dari KKP, dan saya sendiri yang menerimanya,” kata dia saat dihubungi Jarrak.id, Senin malam, (11/03/2019).

Advertisement

Populer