Connect with us

Politik

Ketika Kasus Jessica Jadi Bahan Obrolan Artidjo Alkotsar dan Tito Karnavian

JARRAK.ID

Published

on

Kapolri Jenderal Tito Karnavian (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Pada suatu kesempatan, Kapolri Jenderal Tito Karnavian pernah berbicara dengan Hakim Agung, Artidjo Alkotsar perihal kasus pembunuhan dengan menggunakan kopi mengandung racun sianida yang melibatkan Jessica Kumala Wongso.

Kisah itu terungkap dalam buku ‘Artidjo Alkostar, Titian Keikhlasan, Berkhidmat untuk Keadilan’ yang dibagikan kepada wartawan di lingkungan Mahkamah Agung, Jakarta, Jumat, (25/05/2018). Pembagian buku ini sekaligus jadi acara perpisahan Artidjo yang pensiun sebagai hakim agung.

Saat peristiwa pembunuhan dengan korban Wayan Mirna Salihin itu terjadi, Tito masih menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya.

Bahkan proses hukum dan persidangan untuk mengungkap peristiwa pidana tersebut dilakukan selama berpuluh-puluh kali. Sekalipun pada akhirnya hakim tetap menjatuhkan vonis bersalah bagi Jessica dengan hukuman 20 tahun penjara.

Di dalam buku sebagai tanda pensiunnya Artidjo itu, perbincangan Tito dan sang hakim agung terjadi dalam perjumpaan di tengah sebuah pesta pernikahan.

‘Dalam pertemuan tersebut saya minta pandangan beliau tentang kasus Jessica. Saat itu kasus yang sedang proses sidang ramai dibicarakan masyarakat sehingga banyak pro dan kontra,’ demikian ucap Tito seperti dikutip dari halaman 94 pada buku tersebut.

Tito lalu bertanya kepada Artidjo, ‘Ini iseng aja Pak, sekadar pembicaraan intelektual. Bagaimana menurut Pak Artidjo tentang kasus kopi bersianida?’.

Artidjo kemudian menjawab, ‘Setelah mengamati beberapa persidangan, saya sudah bisa menyimpulkan bahwa Jessica bersalah. Alasannya kopi beracun itu dipegang beberapa orang, pembuat, pengantar, Jessica, dan peminum. Dari empat orang itu, jika dianalisis, peminum tidak mungkin melakukan. Lalu pembuat dan pengantar tidak punya motif melakukan, tapi Jessica memiliki motif dan ada hubungan erat dengan peminum.’

Tito yang mendengar jawaban Artidjo pun menyatakan pandangannya soal analisis Artidjo.

‘Memang kalau yang menganalisis seorang hakim senior sekelas Pak Artidjo, kasus seperti ini menjadi sangat mudah,’ demikian ucap Tito dalam testimoninya yang tercantum dalam buku tersebut.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer