Connect with us

Daerah

Kasus Hoaks Penganiayaan, Ratna Sarumpaet Dituntut 6 Tahun Penjara

JARRAK.ID

Published

on

Ratna Sarumpaet (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Tersangka kasus hoaks penganiayaan, Ratna Sarumpaet resmi dituntut enam tahun penjara. Ratna dianggap sudah menyebabkan secara sah menyebarkan hoaks penganiayaan.

“Menuntut agar majelis hakim menyatakan terdakwa Ratna Sarumpaet terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan menyiarkan berita bohong,” ujar jaksa Daroe Tri Sadono membacakan surat tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (Jaksel), Jl Ampera Raya, Selasa, (28/05/2019).

Jaksa juga meyakini, bahwa Ratna Sarumpaet membuat keonaran dan kegaduhan akibat informasi hoaks soal penganiayaan yang ia sebarluaskan.

Rangkaian kebohongan dilakukan Ratna lewat pesan WhatsApp termasuk dengan menyebarkan foto-foto wajah yang lebam dan bengkak.

Kisah hoax penganiayaan ini berawal dari tindakan medis operasi perbaikan muka (facelift) atau pengencangan kulit muka Ratna Sarumpaet. Ratna rawat inap di RS Bina Estetika dilakukan pada 21-24 September 2018.

Ratna Sarumpaet dituntut dengan pidana yang diatur dalam Pasal 14 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Baca Juga:  Anies Mau Gratiskan PBB Bagi Guru, Ini Alasannya

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Berita Populer