Connect with us

Politik

Kadernya Ikut Korupsi Berjamaah DPRD Malang, Ini Kata Demokrat

JARRAK.ID

Published

on

Sekjen Demokrat, Hinca Panjaitan (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Sekjen Partai Demokrat, Hinca Panjaitan mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan pengawasan kepada setiap anggota DPRD Malang dari partainya, yang jadi tersangka KPK agar tidak melakukan perbuatan korupsi.

Namun Hinca tidak bisa membantah, sekalipun partainya melakukan pengawasan, tetap saja ada pelanggaran.

“Saya kira semua kita pantau, sama saja lampu (partai warna) merah, hijau, dan kuning, tapi pelanggaran selalu ada,” kata Hinca usai di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, (05/09/2018).

Hinca beralasan sulit mencegah kader partai terhindar dari perilaku korupsi, meskipun pemantauan terus dilakukan baik dari tingkat pusat hingga ke daerah.

Saat ini ada lima kader Partai Demokrat di DPRD Malang yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka adalah Wiwik Hendri Astuti, Sony Yudiarto, Hery Subianto, Sulik Lestyowati, dan Indra Tjahyono.

Atas peristiwa tersebut, Hinca mengaku sudah menyiapkan Pergantian Antar Waktu (PAW) untuk mengisi kekosongan di DPRD Malang. Hal ini agar roda pemerintahan kembali berjalan dengan baik.

“Kami tinggal tunggu dari DPC ke DPD, dipecat (PAW) langsung,” kata Hinca.

Meski begitu, Hinca menyatakan kelima kader itu masih menjadi anggota Partai Demokrat. Menurut dia, mereka baru dipecat setelah ada keputusan berkekuatan hukum tetap dari pengadilan.

“Nanti setelah putusan kekuatan hukum tetap baru (pemecatan) dari kader, tapi kalau sebagai dewan segera kita proses (PAW),” kata dia.

Sebelumnya, sebanyak 41 anggota DPRD Malang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK lantaran menerima hadiah atau janji dari Wali Kota nonaktif Kota Malang, Moch Anton dalam pembahasan APBD-Perubahan tahun 2015 silam.

Baca Juga:  PAN Amini Tudingan SBY Soal Ketidaknetralan Aparat dalam Pilkada

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer