Connect with us

Daerah

Jurnalis yang Meninggal di Tahanan Belum Sempat Jalani Sidang Pencemaran Nama Baik

JARRAK.ID

Published

on

Ilustrasi (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Sejumlah jurnalis menyesalkan tragedi meninggalnya Muhammad Yusuf (42) wartawan KemajuanRakyat.co.id saat masih menjalani penahanan di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kotabaru, Kalimatan Selatan.

Seandainya masih hidup, Muhammad Yusuf diagendakan akan menjadi sidang perdana atas kasus pencemaran baik yang disangkakan kepada dirinya pada 28 Juni mendatang.

Mantan Ketua PWI Jaya Kamsul Hassan mengakui dirinya sempat diminta pengacara M. Yusuf untuk menjadi saksi ahli yang meringankan pada sidang tanggal 28 Juni 2018 tersebut.

Namun, Muhammad Yusuf meninggal sebelum menjalani sidang terkait kasus pencemaran nama baik dan pelanggaran UU ITE atas PT Multi Sarana Agro Mandiri (MSAM) milik Andi Syamsudin Arsyad alias Haji Isam.

“Saya katakan untuk penunjukan ahli pers kan harus melalui Dewan Pers dan saya siap untuk menjadi ahli jika ditunjuk atau direkomendasikan Dewan Pers untuk sidang pada 28 Juni 2018,” tutur Kansul melalui pesan singkat pada, Senin, (11/06/2018).

Kamsul menjelaskan dirinya sempat ditelepon kuasa hukum Muhammad Yusuf yaitu Nawawi. Kamsul diminta untuk menjadi saksi ahli yang meringkankan almarhum. Setelah itu, menurut Kamsul, ia aktif melakukan diskusi untuk menanyakan penyebab Muhammad Yusuf ditahan Polres Kotabaru, Kalimantan Selatan.

“Jadi sebelum ada penunjukan kita tetap konsultasi dan saya juga tanyakan kok bisa sampai ditahan. Ternyata tim pengacara untuk sidang berbeda dengan yang penyidikan,” kata Kamsul.

Kamsul mengaku dirinya baru menerima informasi Muhammad Yusuf meninggal dunia pada Minggu malam sekitar pukul 23.36 WIB. Almarhum meninggal dunia di dalam Lapas Kotabaru sebagai titipan Kejaksaan Kotabaru setelah sebelumnya ditahan Polres Kotabaru, Kalimantan Selatan.

“Saya baru tahu dari informasi dari WA bahwa Muhammad Yusuf meninggal dunia pada Minggu malam pukul 23.36 WIB dalam titipan Kejaksaan Kotabaru,” ujar Kansul.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer