Connect with us

Berita

Jubir GTPP Covid-19 Pemkab Pacitan: “Saat ini Kondisi Sangat Berbahaya”

JARRAK.ID

Published

on

Pacitan, www.jarrak.id- Juru bicara tim komunikasi publik gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) covid-19 Pemkab Pacitan, Rachmad Dwiyanto, kembali mengingatkan agar masyarakat jangan lengah terhadap tatanan kenormalan baru.

Menurut Rachmad, saat ini kasus covid-19 , baru menuju proses kenormalan. Termasuk di Pacitan, belum bisa menerapkan pemodelan tersebut. “Saat ini kasus covid-19 di Pacitan, terus mengemuka. Artinya belum bisa dikatakan normal. Justru saat ini situasi sangat berbahaya. Apalagi badan kesehatan dunia menyatakan, kalau virus SARS-CoV-2 bisa menular melalui udara,” ujarnya, Jumat (10//7).

Untuk itu, Rachmad kembali mengingatkan diantara rentang waktu Juli hingga Desember ini, merupakan kondisi sangat berbahaya. Di Pacitan sendiri, diperkirakan akan terjadi ledakan kasus covid-19.

Saat ini tim tracing masih terus bergerak melakukan pelacakan ke kawasan yang diduga sebagai episenter sebaran covid-19. “Kembali lagi kami ingatkan, yang utama masyarakat harus lebih disiplin lagi dalam menerapkan porotokoler kesehatan. Utamanya pakailah masker saat keluar dari rumah dan sesering mungkin cuci tangan pakai sabun (CTPS) sebelum menyentuh hidung, mata dan mulut. Hanya dengan cara itu, untuk memutus mata rantai sebaran covid-19,” imbaunya.

Pada kesempatan yang sama, pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika ini, menyampaikan beberapa masukan masyarakat yang di-posting melalui aplikasi Wadule. Banyak dari mereka yang jengah dengan situasi saat ini.

Untuk itu, menurut Rachmad, GTPP diharapkan ada tindakan lebih tegas lagi dalam upayanya mengendalikan sebaran wabah coronavirus. Adapun beberapa masukan masyarakat itu diantaranya bertuliskan sebagai berikut:

Kaet mbiyen kok cuma himbauan-himbauan.
Diperlukan ketegasan dg sangsi sosial atau lainnya, sebelum keluarga kita kena…..!!!

Gerakan “Pacitan Bermasker” yg diinisiasi sekelompok masyarakat tanggal 23 Mei 2020, tidak bersambut.
[9/7 22.50] Rahmad APT: Pertokoan Luwes, Enggal 2 atau lainnya, berlakukan juga…!!

Gerakkan semua ka OPD untuk pengawasan & penegakan di tempat2 berkumpul masyarakat.
Agar ka OPD yg sdh ikut masuk dlm SK Gugus Tugas, ikut terlibat bekerja….!!

Kab/Kota tetangga yg mau bergerak lbh tegas.
Contoh, tim keliling ke pasar2 yg kebetulan hari pasaran, bahwa semua peragang & pembeli yg masuk pasar harus bermasker…!!
Yg tdk pakai, suruh pulang…!!

Kab Tegal, cepet hijau, mergo Gugus Tugase Tegas….!!!

OJO KOYOK MACAN KARDUS…..

Pengguna jalan, secara terus menerus diadakan operasi pemakaian masker….!! (yun).

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer