Connect with us

Politik

Jelang Pemilu 2019, Ivan Doly Gultom: Kebiasaan Politik Uang Harus Diubah

MOH AIDI

Published

on

Anggota Komisi VII DPR, Ivan Doly Gultom saat memberikan pemahaman kepada masyarakat dan pemuda dalam acara Dengar Pendapat Masyarakat (DPM) 4 Pilar Kebangsaan di kawasan Grogol, Jakarta Barat, Selasa, 15 Januari 2019 (Doc. JARRAK)

JAKARTA – JARRAK.ID – Menjelang Pemilu 2019, perilaku Pancasila harus diterapkan oleh masyarakat dan pemerintah. Kebiasaan politik uang (money politic) yang selama ini menipu rakyat dalam memilih pemimpin harus di ubah, karena hal itu bukan perilaku Pancasila sebagai dasar utama negara Indonesia.

Hal itu disampaikan Ivan Doly Gultom dihadapan ratusan masyarakat dan pemuda dalam acara “Dengar Pendapat Masyarakat (DPM) 4 Pilar kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika)” di daerah Grogol, Jakarta Barat, Selasa, (15/01/2019).

“Seringkali dalam memilih wakil rakyat, masyarakat masih sering terjebak oleh lima puluh ribu atau seratus ribu, akhirnya perubahan sampai kapan pun susah akan terwujud,” kata Ivan.

Menurutnya, sekalipun warga Indonesia khususnya Jakarta Barat akan memilih caleg dan calon presiden sekaligus, namun diharapkan melalui sentuhan ini para pemilih bisa merubah paradigma yg selama ini ada dan bisa terwujud.

Ia mengingatkan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus berperan aktif dalam proses Pemilu 2019, melalui pendidikan politik terhadap masyarakat.

“Nilai-nilai Pancasila bukan hanya masyarakat yang menerapkannya, tetapi penyelenggara pemilu juga harus menerapkannya,” tegas Ivan.

Selain itu, Komisi VII DPR ini menegaskan, bahwa ingin ada perubahan di tingkat masyarakat dalam menghadapi Pemilu 2019.

“Masyarakat harus jaga persatuan dan kesatuan bangsa, Jangan sampai masyarakat terpecah belah karena beda pilihan,” tandas Ivan.

Baca Juga:  Parah, Timses Prabowo-Sandiaga Masukkan Nama Kiai NU Secara Ilegal

Berita Populer