Connect with us

Politik

Jelang Pembacaan Putusan Sengketa Pilpres di MK, Polisi Arahkan Massa ke Patung Kuda

JARRAK.ID

Published

on

Gedung MK (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Polisi akan mengkonsentrasikan massa yang akan melakukan aksi demonstrasi menjelang pembacaan putusan sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) ke sekitar Patung Kuda, Jakarta Pusat. Tercatat ada 10 elemen yang akan melakukan aksi damai pada hari ini.

Polisi mengatakan telah menerima 10 surat pemberitahuan aksi kawal MK. “Sudah ada 10 elemen (masyarakat) yang akan laksanakan giat untuk besok (hari ini),” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Rabu (26/06/2019) malam hari.

Dia menegaskan, 10 elemen massa tersebut sudah mengantongi izin untuk melakukan aksi demonstrasi dari Polda Metro Jata. Mereka akan diarahkan ke Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

“Sudah memberitahukan ke Polda Metro Jaya. Massa akan diarahkan ke sekitar Patung Kuda,” jelasnya.

Kesepuluh elemen masyarakat yang mengajukan surat pemberitahuan itu menggelar aksi di MK sejak Rabu (26/06/2019). Berikut daftar 10 elemen masyarakat yang surat pemberitahuan aksinya diterima polisi:

1.GISS
2.GMJ
3.FCM
4.Ormas Islam 212
5.MMUA
6.LPI
7.FPI
8.GNPF
9.GRANAT Cijantung
10.Alumni UI

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengimbau kepada masyarakat yang hendak melakukan aksi supaya tertib dan menaati peraturan. Oleh karena itu, apablia ada massa yang malakukan provokasi serta menggangu persatuan dan kesatuan, Polisi akan mengambil tindakan tegas.

“Saya tentunya mengharapkan bagi yang unjuk rasa, ingat aturan-aturan itu. Kalau ada yang mengganggu ketertiban publik, jalan umum, hak asasi orang lain, mengganggu persatuan dan kedamaian, menghujat, menyampaikan sesuatu yang palsu atau hoax kebencian dan lain-lain, kita akan tindak kalau itu di langgar,,” kata Tito di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (25/06/2019).

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer