Ironis, Desa Taat Pajak Namun Insfratruktur Jalan Rusak Parah

2 min read

Gunungkidul, Jarrak.id | Menyandang Kalurahan (Desa) taat pajak tidak lantas membuat Kalurahan ini memiliki infrastruktur memadai. Jalan yang rusak dan hampir tak layak di lalui menjadi pemandangan Sehari-hari.

Ini lah yang di rasakan masyarakat Kalurahan Kemejing, Kapanewon (Kecamatan) Semin, Kabupaten Gunungkidul, ironis menyandang predikat Kalurahan taat pajak pembayaran PBB terdisiplin se-kabupaten Gunungkidul namun tidak satupun infrastruktur jalan yang mulus di Kalurahan ini, baik jalan lingkungan maupun jalan Kabupaten.

Pariaman Lurah Kemejing kepada media mengatakan hingga saat ini jalan di wilayah nya belum tersentuh penbangunan sama sekali, padahal warganya memiliki kedisiplinan membayar PBB tepat waktu setiap tahunnya.

“Ini yang menjadi kebingungan kami, warga kami selalu tepat waktu membayar pajak bumi dan bangunan (PBB), bahkan kami berkomitmen bersama warga memprogramkan bayar pajak satu hari lunas, namun kami seperti tidak diapresiasi sama sekali bicara pembangunan infrastruktur di Desa kami, khusunya jalan. Baik jalan Desa maupun jalan Kabupaten,” ungkap Pariman di kantornya Kamis (24/9).

Karena kesal tidak kunjung di perbaiki Kepala Dusun Duwet Slamet, salah satu dusun yang paling parah kerusakan jalannya berencana menjadikan jalan Kabupaten menjadi area perkebunan.

“Kalo jalan kami terus-menerus seperti ini tidak ada perhatian sama sekali, kami bersama warga Duwet akan menanam pohon di tengah jalan atau kami akan mengalihfungsikan jalan Kabupaten ini menjadi kolam ikan,” kata Slamet dengan nada kecewa.

Sebelumnya pemerintah Kalurahan Kemejing telah melaporkan keluhan warga masyarakatnya kepada atasannya dalam hal ini Kapanewon (Kecamatan) Semin, namun jawaban pemerintah Kecamatan yang normatif di anggap bukan suatu jawaban penyelesaian bagi masyarakat Kalurahan Kemejing, hingga berita ini di turunkan kondisi jalan yang rusak masih belum mendapatkan respon dari pemerintah Kabupaten Gunungkidul.

(WAP)

Editor: GR