Connect with us

Daerah

Inspektorat Sumenep Tidak Berani Buka Sanksi Oknum Kadis Selingkuh, Ada Apa?

HOLIDI

Published

on

Kepala Inspektorat Sumenep, R. Idris (Doc. JARRAK)

SUMENEP – JARRAK.ID – Dugaan perselingkuhan yang melibatkan oknum Kepala Dinas (Kadis) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur prosesnya penanganan perkaranya sudah dirampungkan.

Kepala Inspektorat Sumenep R. Idris menjelaskan, pihaknya sudah selesai memeriksa oknum Kadis yang diduga terlibat perselingkuhan. Selain itu, saksi lain yang ikut diperiksa Kepala Desa Kolor.

“Dugaan kasus perselingkuhan ini sangat disesalkan. Karena ini menyangkut oknum Aparatur Sipil Negara (ASN), dan berdampak pada masyarakat. ASN harusnya memberikan teladan, ini malah sebaliknya,” ujar Idris, Jumat, (15/03/2019).

Menurut Idris, kasus dugaan perselingkuhan ditangani oleh Tim Khusus (Timsus) yang terdiri dari BKPSDM, Inspektorat dan Sekkab, dengan Sekda sebagai penanggung jawab.

Selain itu kata Idris, Timsus juga sudah mengeluarkan rekomendasi pemberian sanksi kepada oknum Kadis tersebut.

Kendati demikian tegas dia, pemberian sanksi baru bisa diberikan apabila sudah ada Surat Keputusan (SK) Bupati.

Namun, Idris enggan membocorkan apa sanksi yang direkomendasikan Timsus kepada oknum Kadis yang terciduk selingkuh tersebut.

“Keputusan pemberian sanksi tersebut sudah di sidangkan di Timsus. Hasil sidangnya sudah di laporkan ke Bupati. Sekarang masih proses pembuatan SK Bupati,” tegasnya.

Mantan Pj Sekda itu berharap, agar semua ASN dapat memberikan keteladanan bagi bawahannya dan masyarakat umum.

“ASN juga harus mematuhi kode etiknya, dan mudah-mudahan ini kasus (dugaan perselingkuhan, red) adalah yang terakhir,” tandas Idris.

Baca Juga:  Anies Tegaskan Tidak Ada Undang-Undang yang Larang Profesi Tukang Becak

Berita Populer