Connect with us

Bisnis

Insiden Proyek Lagi, BPW Jarrak: PT. Waskita Wajib Disanksi Tegas

JARRAK.ID

Published

on

JAKARTA- JARRAK.ID- Belum dua pekan  kasus kecelakaan longsor di Perimeter Selatan bandara Soekarno-Hatta yang melibatkan PT. Waskita Karya (Persero) Tbk., pagi tadi kecelakaan infrastruktur kembali terulang.

Bekisting pierhead proyek jalan tol Bekasi Cawang Kampung Melayu (Becakayu) di Jalan DI Panjaitan, Cawang, Jakarta Timur, ambruk, Selasa (20/02/2018) sekira pukul 03.00 WIB. Insiden kontruksi ini menyebabkan tujuh pekerja proyek mengalami luka.

Bekisting beton piehead merupakan cetakan untuk pengecoran beton pierhead. Bekisting dibuat untuk menahan dan memberi bentuk, sehingga apabila beton sudah kering dan padat, maka bekisting akan dilepas.

Menyoal kecelakaan itu, Ketua BPW Jarrak Jakarta, Ernadi, menyesalkan kejadian kecalakaan kontruksi itu. Ia menilai, root couse ini disebabkan oleh kelalaian pihak kontraktor. Mestinya, lanjut ia, pekerjaan proyek jalan tol harus dipersiapkan matang dan berlanjut mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan kontrol.

“Ini proyek infrastruktur hampir tiap detailnya bermasalah. Saya kecewa kok kontraktor bekerja tanpa standar operasional yang jelas dan kontinyu. Kecelakaan kontruksi dengan akibat fatal ini tidak hanya sekali, seperti disengaja,” kata Ernadi kepada jarrak.id, Selasa (20/02/2018).

Diketahui, kecelakaan kerja ini merupakan proyek PT. Waskita Karya (Persero) Tbk. ke-6 yang bermasalah sejak Agustus tahun lalu. Ernadi lalu menilai, managemen kontruksi tidak bekerja maksimal dan profesional.

“Seperti diketahui, proyek Jalan Tol Becakayu ini Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dikerjakan Waskita sejak 2014 dengan nilai kontrak lebih 7 triliaun. Mestinya, pengerjaan ini dilakukan zero mistake.” Kata Ernadi.

“Waskita ini wajib disanksi tegas oleh pemerintah. Teguran saja tidak akan cukup. Kalau perlu, pemerintah mencabut kesepakatan kontrak dengan Waskita. Karena kegiatan kerja konstruksi tanggung jawab mereka, harus konsekuen,” imbuhnya.

Baca Juga:  Soal Larangan Mahasiswi Bercadar, Presma UIN Jogja Anggap Rektor Berlebihan

Ernadi beranggapan, Waskita kurang peduli pada keselamatan dan kesehatan kerja. Rententan kecelakaan konstruksi yang terkait dengan  PT. Waskita Karya (Persero) Tbk. menurutnya adalah bukti ketidakseriusan mengerjaakan kerja proyek infrastruktur.

“Sejak 6 bulan ini, ada sekitar 12 kali kecelakaan kerja proyek kontruksi. Enam di antaranya terkait oleh Waskita. Pemerintah jangan hanya memberikan teguran, ini bukan soal kerugian material, ini soal nyawa pekerja. Putus kontrak itu,” sebut Ernadi tegas.

Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberikan sanksi berupa teguran kepada PT. Waskita Karya (Persero) Tbk. Teguran itu disampaikan agar BUMN itu lebih berhati-hati dan bertanggungjawab.

Berikut daftar lima proyek Waskita yang mengalami kecelakaan:

  1. Proyek pembangunan Light Rail Transit (LRT) Palembang mengalami kecelakaan pada 4 Agustus 2017. Duan unit crane dengan bobot 70 ton dan 80 ton yang sedang dioperasikan jatuh dan menimpa rumah penduduk. Dua orang tewas atas insiden ini.
  2. Jembatan, penyeberangan Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi ambruk pada 22 September 2017. Peristiwa ini menyebabkan seorang pekerja tewas dan dua orang lainnya mengalami luka.
  3. Girder proyek Pembangunan Jalan Tol Paspro (Pasuruan-Probolinggo) jatuh pada 29Oktober 2017. Girder ambruk dan menyebabkan satu orang pekerja tewas.
  4. Crane proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Eleveted)jatuh pada 16 November 2017. Crane Variable Massage Sign (VMS) jatuh di ruas Tol Jakarta Cikampek km 15 yang menyebabkan empat arah jalur Cikampek tak dapat dilalui kendaraan.
  5. Konstruksi girder proyek Pembangunan Jalan Tol Pemalang-Batang ambruk pada 30 Desember 2017. Tidak ada korban jiwa.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer