Connect with us

Politik

Inilah Tanda-Tanda Awal Kekalahan Jokowi di Pilpres 2019 Mendatang

JARRAK.ID

Published

on

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah mengatakan bahwa elektabilitas Presiden Joko Widodo yang masih stagnan di angka 50% dalam sejumlah rilis lembaga survei merupakan representasi keinginan masyarakat untuk menginginkan presiden baru.

Menurut Fahri, dalam kalkulasi sederhana di atas kertas, sebenarnya Jokowi sudah kalah karena sebagian besar publik menginginkan tokoh lain yang maju sebagai calon presiden.

“Ekspektasi rakyat terhadap presiden juga makin tinggi sekali, dan sudah diberi waktu lebih kurang 4 tahun lebih tapi pak Jokowi tidak menunjukkan kelasnya sebagai presiden,” ujar Fahri saat dihubungi, Rabu, (11/07/2018).

Sebelumnya, dalam rilis hasil survei LSI Denny JA mencatat, elektabilitas petahana Jokowi masih di bawah 50 persen tepatnya 49,30 persen. Sementara kampanye ganti presiden (#2019GantiPresiden) semakin populer dan disukai.

Sebelum Pilkada atau bulan Mei, gerakan tersebut dikenal 50,80 persen, pasca pilkada menjadi 60,50 persen.

Baca Juga:  Ratusan Kiai dan Guru Ngaji se Madura Siap All Out Menangkan Jokowi-Amin

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer