Connect with us

Daerah

Inilah Daftar Kandidat Pengganti Dahnil Simanjuntak Sebagai Ketua PP Pemuda Muhammadiyah

JARRAK.ID

Published

on

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak (Doc. Net)

YOGYAKARTA – JARRAK.ID – Ada enam kandidat Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah periode 2018-2022 yang muncul dalam Muktamar ke-XVII di Yogyakarta yang akan berlangsung pada tanggal 25-28 November 2018.

Enam nama ini yang akan menggantikan posisi Dahnil Anzar Simanjuntak ini telah mendapatkan persetujuan dalam sidang tanwir pra muktamar yang dilaksanakan di UMY, Minggu malam, (25/11/2018).

“Tadi malam (dalam sidang tanwir) kita putuskan (nama calon) setelah berdasarkan dari pengesahan Pimpinan Pusat Muhammadiyah,” kata Sekjen PP Pemuda Muhammadiyah, Irfannusir Rasman kepada wartawan di Sportorium UMY, Bantul, DI Yogyakarta, Senin (26/11/2018).

Keenam kandidat tersebut yakni Ahmad Fanani, Andi Fajar Asti, Muhammad Sukron, Faisal, Sunanto, dan Ahmad Labib. Mayoritas dari para kandidat merupakan Ketua PP Pemuda Muhammadiyah periode 2014-2018.

Ahmad Fanani tercatat sebagai Ketua Bidang Ekonomi dan Kewirausahaan, Andi Fajar Asti adalah Katua Kehutanan dan Lingkungan Hidup, dan Muhammad Sukron merupakan Ketua Energi dan Sumber Daya Mineral. Selanjutnya Faisal menduduki Ketua Hukum HAM dan Advokasi, Sunanto sebagai Ketua Hikmah dan Hubungan Antar Lembaga, nama terakhir adalah Ahmad Labib. Mereka akan bertarung merebut kursi ketum di muktamar ini.

Irfannusir mengatakan, pemilihan Ketum PP Pemuda Muhammadiyah rencananya dilangsungkan pada Selasa (27/11/2018) malam. Setidaknya ada sekitar 1.200 perserta dari berbagai daerah yang memiliki suara untuk memilih ketum baru.

Selain itu kata Irfannusir, pada awalnya pemilihan direncanakan menggunakan e-voting, tetapi setelah melalui perdebatan panjang sistem pemilihan akhirnya disepakati menggunakan cara manual.

“Proses pemilihan awalnya memang kita mau pakai e-voting. Tapi tadi malam setelah perdebatan panjang hampir kurang lebih lima jam, kembali tanwir memutuskan (pemilihan ketum) dipilih secara manual,” ujarnya.

Baca Juga:  Taufik Kurniawan Sebut Ada Rekayasa dalam Kasus Dirinya, KPK: Kami Bekerja Atas Dasar Bukti

“Kalau kita sesuai dengan timeline itu kemungkinan (pemungutan suara) Selasa malam. Kemudian juga kita memutuskan ada 42 orang formatur. Itulah nanti komposisi yang akan menempati kepengurusan,” lanjutnya.

Irfannusir sendiri tak menampik bahwa ada beberapa kandidat yang bergabung dengan partai politik tertentu. Namun afiliasi calon ketum tersebut tidak akan berpengaruh banyak terhadap jalannya muktamar ke-XVII ini.

“Ada saya kira yang tidak masuk parpol, seperti Faisal dia akademisi, Sunanto lebih ke aktivis, kemudian Ahmad Labib itu mungkin ada afiliasi ke politik, terus Fanani masih wiraswasta. terus Sukron ada afiliasi politik,” tutupnya.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer