Ini Penjelasan Fadli Zon Soal Elite Mental Maling yang Disebutkan Prabowo

2 min read

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Jagat politik nasional hari ini diramaikan dengan pernyataan kontroversial Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Dalam lawatannya ke Jawa Barat, Prabowo sempat menyampaikan bahwa para elite di Indonesia pembohong dan bermental maling.

Soantak, pernyataan Prabowo mendapat kritikan keras dari beberapa pihak, salah satunya Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin. Ma’rif bahkan menantang Prabowo untuk menyebutkan siapa elite bermental maling yang dimaksud.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon menjelaskan maksud elite bermental maling yang disebutkan Prabowo. Saat ditemui di Kompleks Gedung DPR, Fadli mengatakan bahwa yang dimaksud elite penipu dan bermental maling adalah mereka yang melego aset negara dengan murah.

Menurut Fadli, penjaualan itu mestinya bisa menjadi instrumen untuk mensejahterakan masyarakat Indonesia. Selain itu, Fadli juga mengklarifikasi bahwa elite bermental maling adalah mereka yang membuka lebar keran impor di saat petani membutuhkan proteksi negara.

“Kalau kata banyak berarti kan banyak, tak bisa disebut nama satu per satu. Ya kita melihat orang-orang yang mengambil keputusan yang semestinya, berbagai bidang bisa di mana saja. Artinya, apa yang jadi keputusannya kita ia duduki posisi itu tidak amanah,” sebut Fadli di Komplek DPR/MPR, Jakarta, Senin (02/04/2018).

Bahkan, Fadli mengatakan bahwa pernyataan Prabowo disampaikan sebagai kritik kepada pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, dan bukan karena karena menjelang Pilkada 2018 dan Pilpres 2019.

“Karena selama 3,5 tahun Pak Prabowo diam karena berikan kesempatan kepada pemerintah untuk bekerja. Tidak ada sedikitpun komentar-komentar miring. Sekarang saya kira sudah waktunya untuk sampaikan apa adanya demi kemaslahatan umat, bangsa, rakyat,” kata Fadli.

Dalam pidatonya, Prabowo juga sempat menyinggung bahwa elite Indonesia bodoh dan serakah karena mengesampingkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, kata Prabowo, kesenjangan ekonomi masyarakat makin melebar.

Bahkan, Prabowo juga menyatakan banyak petinggi negara bermental maling karena hatinya beku, kerap menggelambungkan anggaran, dan tidak setia kepada rakyat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *