Connect with us

Daerah

Ini Kronologi Staf Dinkes Sumenep Tampar Kamera Jurnalis NET TV

JARRAK.ID

Published

on

Diduga pelaku penamparan kamera jurnalis NET TV saat akan meliput di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep (DOC. JARRAK))

SUMENEP – JARRAK.ID – Kejadian tak mengenakkan yang menimpa wartawan terjadi di kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep. Wartawan salah satu televisi nasional ditolak oleh Staf Bidang Kesejahteraan Keluarga, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Bahkan, selain ditolak, Didik Setia Budi yang merupakan korban dan juga wartawan Net TV itu kameranya ditampar staf Dinkes tersebut.

Meski tidak mengalami kerusakan pada kameranya, tetapi hal yang dilakukan oleh oknum staf itu tampak terlihat menghalangi proses peliputan jurnalis.

Sebagaimana diiceritakan korban, awalnya hendak konfirmasi soal warga lumpuh yang ada di Desa Longos, Kecamatan Gapura. Namun sesampainya di bagian staf, Didik bukan dipersilahkan menemui Kabidnya, malah ditolak dan terlontar bahasa kotor seperti ‘Wartawan Kurang Ajar’ dan lain-lain.

Tak habis di situ, walaupun Didik menyampaikan niat baiknya untuk menemui dan mengkonfirmasi terkait hal warga lumpuh, justru oknum staf ini mencaci maki.

Aksi oknum staf Dinkes tersebut juga diabadikan dalam kamera korban. Didik pun mengungkapkan kekecewaannya terkait insiden tersebut.

“Saya sangat kecewa dengan yang bersangkutan. Padahal niat saya baik untuk mengkonfirmasi soal adanya warga lumpuh di Desa Longos, ini malah tanggapannya staf seperti ini,” terang Didik, Selasa (8/5/2018).

Terpisah, Kepala Bidang Kepegawaian Dinkes Sumenep, Nur Insan mengatakan, selama ini jurnalis tidak tidak pernah di halang-halangi, apalagi sampai ditolak.

“Mungkin salah komunikasi mas, dan mungkin rasa capek,” katanya saat dikonfirmasi.

Disinggung tindakan yang akan diambil terhadap sikap arogan oknum staf tersebut, pihaknya pun berjanji akan melakukan klarifikasi kebenarannya.

“Insya Allah besok kalau pak kepala dinas datang, kita akan minta untuk bincang-bincang sebetulnya apa yang terjadi,” tukasnya. (Mif)

Baca Juga:  Bersamaan dengan Bom Surabaya, Polisi Tembak Mati Empat Terduga Teroris di Cianjur

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer