Connect with us

Elektoral

Ini Kiat KPU Tekan Angka Golput di Pemilu 2019

JARRAK.ID

Published

on

Komisioner KPU RI, Wahyu Setiawan (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyebut miliki program door to door sebagai bentuk sosialisasi dan pendidikan pemilih Pemilu 2019 untuk keluarga.

Langkah ini dilakukan KPU demi menekan angka golongan putih (golput) maupun swings voters agar capaian 77,5 persen suara terpenuhi pada Pemilu 2019 April mendatang.

“Program unggulan sosialisasi berbasis keluarga, pelaksanaan program itu door to door. Di situ ada proses sosialisasi pemilih,” kata Komisioner KPU Wahyu Setiawan dalam diskusi bertajuk ‘Pemilu Serentak 2019 :Balada Caleg Sepi Publikasi’ di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, (07/02/2019).

Selain itu, KPU juga akan menggunakan forum pertemuan warga antar-Rukun Tetangga maupun Rukun Warga (RT/RW) hingga kelompok hobi agar dampak sosialisasi Pemilu dapat diterima langsung masyarakat.

“Kita memanfaatkan forum warga. Bukan dari biaya KPU RI, tapi memanfaatkan pertemuan RT. Kelompok tani, nelayan, dasawisma, ada kelompok hobi. Anak vespa, akik,” jelasnya.

Optimis Lampaui Target

KPU optismis target partisipan pemilih Pemilu 2019 yang ditargetkan pada angka 77,5 persen dapat dilaksanakan.

Hal ini dikarenakan hasil survei dari beberapa media maupun lembaga yang menyatakan Debat Pilpres 2019 jilid satu dilihat hingga 80 persen pemilih.

Menurut Wahyu, kabar tersebut tentu merupakan kabar gembira bagi pihaknya. Sebab, upaya menekan angka swings voters dan golongan putih (golput) terhitung berhasil pada debat Pilpres pertama, meski masa pencoblosan masih dalam kurun waktu 2 bulan lagi.

“Ini menurut saya realitas objektif yang menggembirakan bahwa masyarakat cukup antusias terhadap Pemilu 2019. Survei dari media misalnya, kemarin pada waktu debat capres dan cawapres yang pertama itu dilihat oleh kisaran 80 persen pemilih,” tegasnya.

Selain itu, Wahyu menjelaskan hasil pantauan KPU menilai pemilu serentak juga menjadi salah satu faktor tingginya antusiasme masyarakat terhadap Pemilu 2019.

Baca Juga:  Baru Sekitar 25 Persen Dana Kampanye Pilkada yang Resmi Dilaporkan

“Kami optimis karena ini pemilu serempak ada pemilu legislatif dan pilpres secara serentak.Kemudian dari pantauan kami antusiasme pemilih untuk menggunakan hak pilihnya juga relatif tinggi,” tandas Wahyu.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer