Connect with us

Politik

Ini Kata Komjen Iriawan Soal Tuduhan Tidak Netral Dirinya Pasca Jadi Pj Gubernur Jabar

JARRAK.ID

Published

on

Komjen Pol M Iriawan resmi menjadi Pj Gubernur Jawa Barat (Foto: Istimewa)

JAKARTA – JARRAK.ID – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar) Komjen M Iriawan mengklaim tak akan mengorbankan karier kepolisian dengan menyalahgunakan kekuasaan jabatan gubernur.

Ia menjelaskan sudah berkarier di Polri sejak 1984 yang saat ini sudah di penghujung karier. Sehingga amanah besar yang dibebankan kepada dirinya kata Iriawan, akan betul-betul dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

“Apa mungkin saya mau mengorbankan atau menghancurkan karier saya di Polri yang sudah dengan susah payah saya titi selama hampir 34 tahun Sebagai putra daerah apa mungkin saya mencoreng muka saya sendiri di depan para sesepuh Jabar, dan rakyat Jabar?,” kata Iriawan dalan keterangan pers yang sebagaimana dikirim oleh Kapuspen Kemendagri, Bahtiar pada Selasa, (19/06/2018).

Iwan, sapaah karib Iriawan, mengatakan ingin mengukir prestasi sebagai Pj Jabar. Pernyataan itu disampaikan merespons tuduhan bahwa ia itu tidak akan netral dalam perhelatan Pilkada Jawa Barat.

Iwan juga berjanji, dirinya tidak akan pernah menggerakkan komponen kepolisian guna memenangkan calon atau kandidat tertentu.

“Bagaimana caranya saya tidak netral? Apakah dengan cara saya menggerakkan komponen yang ada di Jabar untuk memenangkan salah satu pasangan calon tertentu? Kalau itu saya lakukan, pasti akan bocor dan ramai. Sangat besar risikonya untuk jabatan dan karier saya,” ujar Iwan.

Sebelumnya, Iwan menjabat Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas). Ia akan menjabat sementara sebagai Gubernur Jabar sampai gubernur dan wakil gubernur terpilih dilantik.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon adalah salah satu orang yang mengritik pelantikan Iwan sebagai Pj Jabar. Ia mendukung DPR agar menggunakan hak angket.

“Saya akan ikut dukung agar @DPR_RI gunakan hak angket pengangkatan pj Gub Jabar. Berpotensi melanggar UU n telah menipu rakyat. @Gerindra,” kata Fadli dilansir dari akun Twitter resminya, @fadlizon, Senin.

Baca Juga:  Ini Penjelasan Fadli Zon Soal Elite Mental Maling yang Disebutkan Prabowo

Ia menilai keputusan Pemerintah itu akan membuat independensi Polri kian dipertanyakan, baik dalam konteks Pilkada Jabar maupun tahap demokrasi yang berjalan di tahun politik.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer