Connect with us

Elektoral

Ini Daftar Partai dan Jumlah Caleg yang Sudah Masuk SILON KPU, Nasdem-PSI Paling Banyak

JARRAK.ID

Published

on

Ilustrasi (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Jelang detik-detik akhir penutupan pendaftaran Calon Legislatif (Caleg) 2019, sejumlah parpol sudah ada yang hampir menuntaskan daftar pengisian caleg di Sistem Pencalonan (SILON) KPU. Meski demikian masih ada juga partai yang belum tuntas berurusan dengan SILON KPU.

Menurut penuturan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Ilham Saputra, dari total 16 Parpol peserta Pemilu 2019, tercatat partai Nasdem dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebagai partai yang paling banyak menyerahkan daftar Calegnya.

“Tercatat ada sembilan parpol yang yang sudah menuntaskan pengisian daftar caleg untuk 80 dapil,” ujar Ilham dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Senin, (16/07/2018).

Sembilan parpol yang disebut sudah menuntaskan pengisian daftar caleg untuk 80 Dapil tersebut ialah PDIP, PKB, Gerindra, Partai NasDem, Partai Berkarya, Partai Perindo, PSI, PAN dan Partai Demokrat. Untuk kategori hampir menyelesaikan pendaftaran di SILON KPU, diantaranya diisi oleh Partai Hanura, PBB, PPP, Golkar dan juga PKS.

Tak hanya itu, rupanya masih ada juga partai yang belum genap 5o persen berurusan dengan SILON. Parpol yang dimaksud adalah PKPI dan partai Garuda.

Sebagai informasi, parpol peserta Pemilu 2019 diharuskan untuk melakukan pengisian daftar Caleg untuk 80 Daerah Pemilihan atau Dapil.

Berikut Jarrak.id Merangkum data sementara dari SILON KPU terkait pendaftaran Caleg oleh Parpol peserta Pemilu 2019.

Nama Partai Jumlah Dapil Jumlah Caleg
PKB 80 572
Gerindra 80 569
PDIP 80 446
Golkar 71 262
Nasdem 80 575
Garuda 48 93
Berkarya 80 461
PKS 78 442
Perindo 80 544
PPP 73 296
PSI 80 575
PAN 80 469
Hanura 74 273
Demokrat 80 458
PBB 76 348
PKPI 44 84

Baca Juga:  Jubir Presiden Johan Budi Nyaleg dari PDIP

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer