Connect with us

Daerah

Ini Alasan Kejagung Tahan Mantan Dirut Pertamina Karen Agustiawan

JARRAK.ID

Published

on

Kejaksaan Agung menahan sementara Mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Galaila Agustiawan selama 20 hari ke depan sejak 24 September-13 Oktober 2018 di Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu Jakarta Timur (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) memutuskan untuk menahan mantan Direktur Utama (Dirut) Pertamina, Karen Agustiawan di Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu, Jakarta Timur. Karel ditahan atas dasar pertimbangan dari penyidik. Karen akan menjalani penahanan selama 20 hari ke depan.

“Dalam proses pemeriksaan, tim penyidik berpendapat diperlukan upaya paksa penahanan yang jelas maksud dan tujuannya subjektif dan objektif. Jadi hari ini tersangka Karen dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan di Rutan Pondok Bambu,” ujar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Adi Toegarisman di Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin, (24/09/2018).

Jampidsus menduga Karel melanggar aturan terkait investasi yang dilakukan pada tahun 2009. Investasi PT Pertamina di Blok Basker Manta Gummy (BMG) Australia, diduga menyimpang mulai dari tahapan pengusulan investasi.

Investasi dilakukan dengan pembelian sejumlah aset ROC Oil Company Ltd di blok Basker Manta Gummy. Pengusulan investasi disebut Kejagung, tidak sesuai Pedoman Investasi dalam pengambilan keputusan yakni tidak melakukan kajian kelayakan dan tanpa adanya persetujuan dari Dewan Komisaris.

“Investasi pembelian sudah berjalan tapi nggak membawa hasil istilahnya rugi Pertamina,” tegas Jampidsus.

Oleh karena itu, Adi meminta agar penyidik segera menyelesaikan berkar perkara Karen agar dapat segera dilimpahkan ke tahap penuntutan. Selain Karen, Kejagung sudah menetapkan sejumlah tersangka lainnya termasuk mantan Direktur Keuangan Pertamina, Frederick ST Siahaan.

“Langkah selanjutnya tim penyidik menyelesaikan ini dan semoga dalam waktu dekat segera dilimpahkan ke pengadilan,” katanya.

Baca Juga:  ‘Umat Islam Rugi Jika Tidak Berpolitik’

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer