Connect with us

Elektoral

HTI: Pemerintah Intervensi KPU Tak Loloskan PBB

JARRAK.ID

Published

on

JAKARTA-JARRAK.ID- Partai Bulan Bintang (PBB) besutan Yusril Ihaza Mahendra harus gigit jari karena dinyatakan tidak lolos verifikasi KPU. PBB dinilai tidak memenuhi persyaratan struktural oleh KPU sehingga gagal menjadi partai peserta pemilu 2019.

Juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia, Ismail Yusanto, menduga pemerintah melakukan campur tangan terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk tidak meloloskan Partai Bulan Bintang (PBB) sebagai peserta pemilu 2019.

Menurut Ismail, pemerintah tidak suka dengan sikap Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra, yang selalu mendampingi HTI melawan pemerintah di Mahkamah Konstitusi dan Pengadilan Tata Usaha Negara.

Ismail melanjutkan, ketidaknyamanan pemerintah kepada Yusril justru diduga menjadi motif untuk mengintervensi KPU untuk tidak meloloskan PBB sebagai peserta pemilu 2019.

Ismail menambahkan, alasan lain KPU tidak meloloskan Partai Bulan Bintang adalah karena Yusril kerap berseberangan paham dengan pemerintah. Baik itu di dalam maupun di luar persidangan. Ismail sendiri mengaku telah menerima informasi tersebut.

“Satu-satunya jalan untuk membantah spekulasi tersebut adalah dengan membiarkan PBB lolos menjadi peserta pemilu karena rekayasa penggagalan PBB sangat kentara,” kata Ismail seperti diberitakan CNNIndonesia.com, Jumat (23/02/2018).

Ismail mengaku heran dengan pemerintah dan KPU. Menurut Ismail, pemerintah tidak sepatutnya melakukan intervensi untuk tidak meloloskan partai Yusril hanya karena dekat dengan HTI.

Sebelumnya, KPU menyatakan Partai Bulan Bintang (PBB) tidak lolos verifikasi karena tidak memenuhi syarat keanggotaan di Kabupaten Monokrawi Selatan, Papua Barat. Akibatnya, PBB tidak diloloskan sebagai partai peserta pemilu 2019.

PBB kemudian ajukan gugatan ke Bawaslu RI. Menurut Yusril, dirinya dan seluruh kader PBB merasa keberatan dan tidak terima dengan hasil keputusan KPU. Seharusnya, menurut Yusril, PBB lolos karena KPU Papua Barat menyatakan partainya memenuhi syarat keanggotaan partai.

Baca Juga:  Heboh Informasi TGB Ipar Luhut Di Wikipedia, Siapa yang Edit?

Kemarin, Bawaslu menfasilitasi sengketa PBB-KPU melalui sidang mediasi di Kantos Bawaslu, tetapi tidak melahirkan kata sepakat. PBB berencana akan menggelar sidang media kedua pada Sabtu (24/02/2018) sekitar pukul 12.00 WIB.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer