Connect with us

Daerah

Heboh, Spanduk ‘Haram Pilih Jokowi’ Beredar di Madura

HOLIDI

Published

on

(Foto: Istimewa)

MADURA – JARRAK.ID – Rupanya keputusan Presiden Joko Widodo yang gagal meminang mantan Ketua MK, Mahfud MD sebagai cawapres di detik-detik akhir masih menyisakan kekecewaan bagi sebagian masyarakat, termasuk masyarakat Madura.

Bahkan sebagai reaksi kekecewaan terhadap keputusan Jokowi, kini muncul gerakan ‘Haram Pilih Jokowi’.

Bahkan diketahui ada spanduk “Haram Bagi Orang Madura Memilih Jokowi” di pintu masuk menuju Jembatan Suramadu, Bangkalan, Jawa Timur.

Suku Madura

Suku Madura adalah suku terbesar keempat di Indonesia setelah Jawa, Batak, dan Sunda.

Populasinya jika dihitung dengan yang kawin campur antar suku adalah 23 juta, sekitar 9,5 juta berdarah Madura (ayah dan ibu) asli dan sisanya bercampur dengan darah suku-suku lain.

Orang Madura yang tinggal di Madura sebanyak 4,5 juta sedangkan sisanya berdiaspora di pulau-pulau lain terutama di sepanjang Surabaya hinhga Banyuwangi.

Orang-orang Madura juga bersebaran di Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, Kalimantan, dan pulau-pulau lain di Indonesia. Secara antropologis suku Madura dikenal sangat solider, dekat satu sama lain dalam suasana kekeluargaan, dan kompak untuk saling membela di antara mereka.

Mahfud MD Lahir di Madura

Sebagaimana diketahui, Mahfud MD merupakan salah satu orang Madura yang lahir di Sampang, Madura pada 13 Mei 1957 atau 61 tahun silam.

Mahfud MD merupakan satu dari sekian orang Madura yang mampu menyandang beberapa jabatan prestisius. Mulai dari anggota DPR, Menteri Pertahanan era Presiden Abdurrahman Wahid sampai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK). Sekarang Mahfud duduk sebagai salah satu anggota Dewan Pengarah di Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang dibentuk oleh Presiden Joko Widodo.

Baca Juga:  Inisiator #2019PrabowoPresiden Pede Raih Suara Akar Rumput

Berita Populer