Connect with us

Politik

Haedar Nashir: Jangan Mudah Terprovokasi di Tahun Politik

JARRAK.ID

Published

on

JAKARTA – JARRAK.ID – Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir mengimbau agar masyarakat Indonesia tidak mudah terprovokasi oleh adu pernyataan antarpolitisi. Dan Haedar juga meminta para politikus ikut menjaga etika dalam berpolitik.

“Tapi rakyat juga jangan terlalu sensitif terhadap hal-hal yang sifatnya dialektika dan dialog retorika politik, karena itu bagian dari bumbu politik. Yang penting semuanya ada fatsunnya,” kata Haedar saat ditemui di Kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (12/4).

Ia mengatakan hal itu saat dimintai pendapat terkait persaingan kubu calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) dan kubu capres dari Gerindra, Prabowo Subianto jelang pilpres 2019.

Sebelumnya Prabowo dan Jokowi sempat adu sindir. Prabowo mengungkapkan Indonesia akan bubar tahun 2030.

Alasannya ada ketimpangan penguasaan kekayaan dan tanah. Pernyataan Prabowo itu pun kemudian digulirkan terus oleh kubu pendukungnya, termasuk dengan memasarkan gerakan ‘2019 Ganti Presiden’.

Jokowi membalas pernyataan Prabowo dengan menyebut Indonesia akan menjadi negara ketujuh dengan perekonomian terkuat di dunia pada 2030. Pernyataan Jokowi itu pun diperkuat kubu pendukungnya pula.

Haedar mengatakan, benturan argumen antara Jokowi dan Prabowo adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Menurut Haedar, sindiran adalah bumbu dari demokrasi.

“Kami percaya Jokowi dan Prabowo punya sikap kenegarawanan bahwa saling tukar sindirian atau pantun jadikan itu bumbu demokrasi,” kata pria yang menjadi Ketua PP Muhammadiyah periode 2015-2020 lewat muktamar pada awal Agustus 2015 tersebut.

Bagi Haedar, yang penting adalah Jokowi dan Prabowo harus bersaing meraih kursi presiden tanpa menimbulkan perpecahan di tengah rakyat.

“Insyaallah kami percaya keduanya adalah tokoh yang bisa memberikan suasana kondusif, positif, dan produktif dalam demokrasi. Hal yang paling penting, Jokowi dan Prabowo harus bersaing secara fair tapi masih mementingkan persatuan negara,” terang Haedar.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer