Habib Riza Paham Alasan Bu Megawati Berikan Tanggung Jawab Sukur Nababan

2 min read

Depok,Jarrak.id -Pilkada | Habib Riza mengungkapkan optimismenya bahwa paket yang diusung PDIP-Gerindra  dapat memenangkan Pilkada 2020 ini. Ia menjelaskan alasannya  dikarenakan adanya  kapasitas Sukur Nababan sebagai legislator dari Depok- Bekasi dengan suara pileg ratusan ribu yang mendapat tugas “supervisi tanggung jawab pemenangan”  pilkada  usungan PDIP sejak tahun 2015 dan pilkada  2020.

“P-A  bisa menang, kan Sukur Nababan membackup. Kalau Sukur Nababan tidak all out , yah bisa kalah. Bu Mega pasti beralasan kuat kasih tanggung jawab pemenangan pada Sukur. Jam terbang SN tinggi, pemilihnya ratusan ribu saat pileg , paham seluk-beluk Depok, dan sudah matang“asam-garam’” sejak 2015 Pilkada Depok dan Pilgub Jabar.  Apalagi  SN juga Ketua DPP Bidang Organisasi yang juga legislator yang meraup suara dari Depok.

“Istilahnya ditempatkan oleh Bu Mega jadi ketua bidang organisasi, pasti  jago mengorganisasi kan ?  Apalagi cuma organisir level Pilkada Kota dibasis pemilihnya,” kata Habib

Tidak perlu diragukan komitmennya , tipikalnya SN itu kerja keras bukan sekedar retorika. SN pasti mampu,  all out, kongkrit lahir & bathin,”

” Prinsip saya sebagaimana petuah Bung Karno yang berkesan untuk saya: “Bung Karno-Bung Hatta dahulu menjadi besar dan terhormat dikarenakan dukungan darah dan air mata seluruh rakyat Indonesia, maka otomatis nilai-nilai dan semangat perjuangan Bung Karno-Bung Hatta milik seluruh bangsa Indonesia, bukan hanya milik sekelompok atau golongan saja, “ujar Riza.

Bagi Riza,  memperjuangkan semangat nilai-nilai luhur Bung Karno-Bung Hatta  masih dapat diperjuangkan  dimanapun, melalui siapapun,  dan dalam bentuk program apapun selama dalam kerangka Pancasila, NKRI dan UUD 1945.

“Sempat terabaikan pekerjaan, karena setahun belakangan dalam proses penjaringan, saya harus sosialisasi diri sesuai arahan Bappilu Jabar Muchtar Muhaammad.

Sekarang napas dulu dan lebih relax lah bisa fokus hal-hal lain.
Kedua, saya akan balik memfokuskan diri ke komunitas Nahdiyin, karena, saya ini kan Islam tradisional lahir dengan urat darah Nahdiyin yang ketika dewasa  mengagumi perjuangan Bung Karno , Ketawadhuan K.H Hasyim Asyari, dan pluralisme Gus Dur.  “ujar mantan Wakil Ketua PW Anshor Jabar.

Habib Riza juga menjelaskan akan tetap terus memperjuangkan nilai dan semangat founding father dilini manapun.

Bagi Riza,  memperjuangkan semangat nilai-nilai luhur Bung Karno-Bung Hatta  masih dapat diperjuangkan  dimanapun, melalui siapapun,  dan dalam bentuk program apapun selama dalam kerangka Pancasila, NKRI dan UUD 1945.

Jadi saya Ahmad Riza  memilih untuk tidak malu dan berusaha berjuang _strategically_. Caranya gimana ? Pasti banyak jalan ke Roma lah. Prinsip berpolitik itu gak boleh Baperan ( bawa perasaan). Tetap Spartan-lah, ” pungkas mantan Wakil Ketua KONI Jabar . (GR/Wok)