Connect with us

Daerah

Habib Bahar bin Smith Tolak Minta Maaf Soal ‘Jokowi Banci’, Istana Geram

JARRAK.ID

Published

on

Habib Bahar bin Smith (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Istana mendukung langkah kepolisian menangani kasus Habib Bahar bin Smith, yang dalam potongan video ceramahnya menyebut ‘Jokowi banci’ dan ‘Jokowi haid’.

Sebelumnya Habib Bahar bin Smith menegaskan dirinya tidak mau minta maaf. Habib Bahar mengatakan, dirinya lebih baik membusuk di penjara dibandingkan harus minta maaf soal pernyataannya.

Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin (Doc. Net)

“Saya mendukung kerja-kerja profesional aparat penegak hukum kepolisian negara dalam hal ini agar secepatnya menangkap dan memeriksa para penyebar ujaran kebencian utamanya yang ditujukan kepada Bapak Presiden Joko Widodo,” kata Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin, Sabtu, (01/12/2018).

Ngabalin juga membantah tudingan Habib Bahar, bahwa Presiden Jokowi lari dari tanggung jawab saat ada aksi 4 November 2016 silam yang meminta mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok segera diadili atas kasus penistaan agama.

“Presiden Jokowi memberi simpatik dan kehormatan yang tinggi pada alim ulama, habaib dan ustaz, tapi tidak kepada mereka yang dengan gampang menghujat dan mencaci maki dengan dalil dan alasan apa pun,” sebutnya.

Karena ceramahnya tersebut, Habib Bahar bin Smith dilaporkan ke polisi oleh Jokowi Mania dan Cyber Indonesia. Dia juga dicekal ke luar negeri terhitung 1 Desember 2018. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan pencekalan itu sesuai surat dari Bareskrim Polri tertanggal 1 Desember 2018 ke Dirjen Imigrasi.

Meski dipolisikan dan dicekal ke luar negeri, Habib Bahar bin Smith mengaku tak gentar. Dia mengaku ceramahnya itu demi membela masyarakat banyak.

“Minta maaf? Saya mengatakan Jokowi presiden banci karena waktu aksi 411 jutaan umat Islam mendatangi depan Istana untuk bertemu dengannya untuk meminta keadilan penegakan Hukum. Dia sebagai presiden malah lari dari tanggung jawab dan lebih memilih urusan yang tidak penting dari pada jutaan umat Islam yang ingin menemuinya, malah para habaib, kyai dan ulama diberondong dengan gas air mata,” kata Habib Bahar, Sabtu, (01/12/2018).

Baca Juga:  VIRAL! Surat Ahmad Dhani Dari dalam Penjara, Isinya Mengharukan

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer