Connect with us

Politik

Habib Bahar bin Smith Jadi Tersangka, Nasdem Gembira

JARRAK.ID

Published

on

Ketua DPP Partai Nasdem, Irma Suryani Chaniago (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Ketua DPP Partai NasDem, Irma Suryani Chaniago mengatakan, semua warga negara sama posisinya di mata hukum. Demikian disampaikan Irma menyikapi penetapan tersangka Habib Bahar bin Smith oleh Bareskrim Polri.

“Di mata Tuhan semua umat manusia sama. Di mata hukum juga begitu. Presiden, menteri, politisi, tokoh agama, dan tokoh masyarakat semua sama di mata hukum,” kata Irma, Jumat, (07/12/2018).

Menurut Irma, siapapun seharusnya bisa meneladani sikap dan perilaku Rasulullah.

“Ulama kan juga manusia biasa, yang tidak luput dari kesalahan. Di mata saya, ulama itu harus bikin hati sejuk dan nyaman, bertutur kata lembut, dan sopan. Sebagaimana Rasulullah,” ucapnya.

Irma berharap semua pihak bisa intropeksi diri. Selain itu, Irma juga meminta semuanya bisa menjaga persatuan bangsa.

“Semoga kita semua saling instrospeksi diri, dan mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di bawah Pancasila dan UUD 1945,” imbuhnya.

Polri sebelumnya membenarkan Habib Bahar ditetapkan jadi tersangka. Penetapan status tersangka itu berdasarkan gelar perkara yang dilakukan penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri. Meski ditetapkan jadi tersangka, Habib Bahar tidak ditahan. Habib Bahar disangkakan dengan Pasal 4 huruf b angka 2 UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

“Benar bahwa hasil gelar perkara penyidik, HBS telah ditetapkan sebagai tersangka, telah dilakukan pemeriksaan, paraf, dan penandatanganan BAP oleh tersangka dan pengacaranya,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono kepada, Jumat, (07/12/2018).

Baca Juga:  Golkar Sebut Kritikan Habib Bahar bin Smith Kepada Presiden Jokowi Kurang Pantas

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer