Connect with us

Elektoral

Gus Ipul-Puti Kalah di Jatim, PDIP Tunggu Keputusan Resmi KPU

JARRAK.ID

Published

on

Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Hasil hitung cepat Pilgub Jatim telah menunjukkan kemenangan pasangan Khofifah-Emil. Sementara itu, paslon jagoan PDIP Gus Ipul-Puti kandas dengan hanya memperoleh suara sekitar 45,71% menurut LSI.

Hasil ini tentu membuat PDIP terkejut. Pasalnya pasangan Gus Ipul dan Puti adalah jagoan PDIP yang diharapkan akan memenangkan Pilgub 2018 di provinsi paling timur Jawa tersebut.

Terkait hasil hitung cepat tersebut pihak PDIP masih akan tetap menunggu hasil resmi yang nantinya akan dirilis oleh KPU. Bahkan menurut Sekjen PDIP, Hasto Kristianto kemenangan Khofifah-Emil dalam berbagai versi lembaga hitung cepat masih dapat diperdebatkan.

“Saat ini ada quick count yang mengatakan perbedaan antara enam sampai dua persen, bahkan juga ada yang mengatakan satu persen. Sehingga kita tunggu hasil dari Jawa Timur,” kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Kamis pagi, (28/06/2018).

Hasto tidak menampik jika dalam dinamika hitung cepat pasti ada yang kalah dan juga yang menang. Tetapi pihaknya tetap menjadikan keputusan resmi dari KPU sebagai acuan mutlak.

“Hasil-hasil quick count ada indikasi menang ada indikasi kalah itu biasa dalam demokrasi, tetapi rekapitulasi tetap itu berdasarkan dari KPU. Itu yang kita lakukan,” tandas Hato.

Berdasarkan hasil hitung cepat, PDIP memang “tumbang” di Jatim tetapi PDIP berjaya di kandangnya. Sejumlah lembaga survei hingga hitung cepat final mengunggulkan pasangan Ganjar-Yasin yang unggul jauh dari lawannya Sudirman-Ida. Adapun Ganjar-Yasin adalah Paslon yang salah satunya didukung PDIP dalam Pilgub kali ini.

“Jawa Tengah bisa menunjukkan soliditas seluruh basis PDI Perjuangan di daerah tersebut dan kemudian kami terus jaga,” tutur Hasto.

Baca Juga:  PKS Pertimbangkan Usulan Habib Rizieq Shihab Soal Koalisi Keumatan

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer