Connect with us

Elektoral

Golkar Sebut Kuda Hitam Bisa Muncul, Tapi Sulit

JARRAK.ID

Published

on

Ketua DPP Partai Golkar, Diaspora Happy Bone Zulkarnain (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Ketua DPP Partai Golkar, Diaspora Happy Bone Zulkarnain menyebut kuda hitam atau calon alternatif dalam Pilpres 2019 bisa saja muncul, tapi jika dicermati dalam situasi politik yang berkembang, Zulkarnain pesimis.

“Kalau kita perhatikan beberapa survei terakhir menunjukkan angka elektabilitas Jokowi dan Prabowo Subianto ada pada angka tertinggi. Bahkan Jokowi memiliki elektabilitas di atas 50 persen pada beberapa lembaga survei.‎ Tapi hal itu tidak menutup kemungkinan akan munculnya kuda hitam,” kata Zulkarnain di Jakarta, Jumat, (25/05/2018).

Zulkarnain menyebut potensi munculnya capres alternatif pasca masifnya gerakan #2019gantipresiden. Pada sisi lain, potensi itu bisa muncul karena didasari oleh ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Jokowi.

Dalam kondisi seperti itu, Zulkarnain menyebut pemilih akan lebih tertarik dengan capres alternatif yang menawarkan gagsan pembaruan bagi Indonesia di masa yang akan datang.

“Hanya memang menjadi pertanyaan apakah kemunculan kuda hitam ini memiliki efek keterpilihan yang kuat jika disandingkan dengan sosok Jokowi atau Prabowo. Itu akan sangat sulit di tengah situasi posisi Parpol yang semakin terkonsentrasi dan terbatas pada figur tertentu,” ujar Zulkarnain.

Belajar Pada Pilpres 2014

Menurutnya, patokan suara yang dipakai berdasarkan hasil pemilihan di 2014 juga menjadi sulit munculnya kuda hitam. Aturan itu berupa syarat minimal parpol atau pasangan parpol mengajukan Capres minimal meraih 20 persen kursi DPR atau meraih 25 persen suara secara nasional. Ketentuan itu membuat manuver parpol yang belum menentukan pilihan menjadi terbatas dan sulit.

“Di saat partai besar seperti PDIP, Golkar dan Gerindra sudah memutuskan siapa Capres nya, maka sulit bagi partai menengah-bawah untuk melakukan konsolidasi agar bisa menyamakan platform mengusung Capres-Cawapres alternatif/kuda hitam,” tutur Zulkarnain.

Baca Juga:  Fadli Zon Tuding Jokowi Kampanye Terselubung Gunakan Uang Negara

Dia menegaskan PG‎ sudah jelas untuk melanjutkan kepemimpinan Jokowi sebagai presiden untuk periode ke dua. Relawan Gojo (Golkar Jokowi) sudah mulai tersebar di banyak daerah. Dengan kondisi tersebut, sulit bagi Golkar untuk mengalihkan dukungan kepada figur lain.

“Kami yakin bahwa figur pak Jokowi bersama Golkar di bawah kepemimpinan pak Airlangga Hartarto akan menjadi magnet tersendiri bagi pemilih 2019. Ini akan semakin memantapkan tujuan kami untuk berhasil membuat pak Jokowi terpilih kembali,” tutup Zulkarnain.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer