Connect with us

Daerah

Golkar Klaim Pengangkatan Syafruddin Sebagai Menteri PAN-RB Tak Bermuatan Politis

JARRAK.ID

Published

on

Komjen (Pol) Syafruddin (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Penunjukan Komjen Syafruddin sebagai Menteri PAN-RB menggantikan Asman Abnur menimbulkan pro dan kontra di masyarakat.

Sejumlah pihak mengaitkan penunjukan mantan Wakapolri tersebut bermuatan politis demi menjaga suara Jokowi Pada Pilpres 2019 terutama suara keluarga Polri.

Meski begitu, anggapan tersebut dibantah Sekretaris Jendral Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus. Ia mengatakan suara keluarga Polri tak cukup siginifikan untuk dapat memenangkan calon tertentu tertentu dalam Pilpres 2019 nanti.

“Enggak ada itu (untuk mengamankan Jokowi), Coba hitunglah TNI dan Polri, (masing-masing) ada 400 ribu seluruhnya, kali dua atau kali tiga, hanya satu juta sekian. Hanya satu persen dari suara nasional. Kan enggak banyak,” kata Lodewijk, saat ditemui Posko Pemenangan Jokowi, Menteng, Jakarta, Rabu, (15/08/2018).

Selain itu, Lodewijk menegaskan tak ada kecemburuan di internal Polri terkait penunjukan Syafruddin. Pengangkatan mantan Wakapolri tersebut diklaim sudah objektif mengingat saat ini masa jabatan presiden Jokowi tinggal sebentar lagi.

“Masalahnya yang cemburu harus siapa? Saya pikir tidak lah ya, karena waktunya sudah sangat pendek. Ini kan kira-kira sampai akhir jabatan pak Jokowi, ya itu lah untuk membantu itu,” kata Lodewijk yang juga merupakan mantan Danjen Kopassus itu.

Komjen Syafruddin juga disebutnya punya kemampuan yang baik dalam urusan pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM). Hal itu lah yang kata Lodewijk menjadi salah satu alasan Syafruddin diangkat jadi Menteri PAN-RB di Kabinet Kerja.

“Karena salah satu tugas seorang Wakapolri ya mengatur direktur SDM. Dicarilah figur, dan Syafruddin memang sudah paham tentang SDM,” ungkapnya

Disisi lain, Lodewijk optimis Jokowi tak mungkin salah pilih. Ia yakin sebelum memutuskan mengangkat Syafruddin sebagai pengganti Asman Abnur, mantan Wali Kota Solo itu telah memperhitungkan secara cermat.

Baca Juga:  Mahfud MD Akui Digoda 'Pindah Club', Golkar: Tak Etis Menggoda Orang Setia

Dirinya juga yakin jika nantinya Syafruddin akan dapat menerapkan pengalamannya selama di Polri kepada lingkup yang lebih luas yaitu negara.

“Kira-kira kalau kita bawa bernegara ya sama. Cuma lingkupnya lebih besar lagi,” tutupnya.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer