Connect with us

Politik

Gerindra: Percuma Ibu Kota Pindah, Kalau Rakyat Masih Menderita

JARRAK.ID

Published

on

Wasekjen Partai Gerindra, Andre Rosiade (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Wasekjen DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade mengatakan bahwa percuma Presiden Joko Widodo memindahkan ibu kota ke Kalimantan Timur, jika rakyat Indonesia hidupnya masih banyak yang susah.

Ia meminta agar Presiden Joko Widodo lebih mengedepankan menyelesaikan masalah BPJS Kesehatan dan kenaikan tarif listrik.

“Banyak hal-hal yang urgen dan menjadi prioritas, jangan sampai kepentingan masyarakat terkesan dikorbankan demi mimpi presiden untuk ibukota baru,” ujar Andre Saat ditemui di gedung Lemhanas, Jakarta pada Kamis (05/09/2019).

Andre mengingatkan, Jokowi harus mengutamakan kepentingan rakyat dan meminta mantan Gubernur Jakarta ini untuk menuntaskan janjinya selama kampanye kemarin.

“Apa gunanya pindah Ibukota baru kalau rakyat semakin susah?” Tanya Andre.

Seperti diketahui, sebelumnya pemerintah telah menyepakati bahwa iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan akan naik pada tanggal 1 Januari 2020 mendatang.

Selain itu, beban masyarakat bertambah dengan wacana PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang akan menaikkan tarif dasar listrik. Keputusan PLN itu usai rapat bersama Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Salah satu keputusannya yaitu mencabut subsidi listrik untuk golongan 900 Volt Amper (VA).

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer