Connect with us

Elektoral

Gerindra Klaim Akar Rumput dukung Prabowo, Wasekjen PBB: Mereka Panik

JARRAK.ID

Published

on

Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Wasekjen Partai Bulan Bintang (PBB), Solihin Pure mengaku heran dengan pernyataan Wasekjen Partai Gerindra, Andre Rosiade yang mengatakan jika Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra mendukung Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019, maka akar rumput PBB tetap akan memilih Prabowo-Sandiaga Uno.

Pasalnya kata Solihin, sejauh ini PBB belum mendeklarasikan dukungan terhadap salah satu pasangan calon di Pilpres 2019 mendatang.

Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra saat bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Bogor (Doc. Net)

“Petinggi Gerindra makin panik dan kebakaran jenggot menyaksikan manuver Bang Yusril, saking paniknya giliran kali ini wakil sekjennya klaim sepihak mengikuti waketum dan ketumnya yang sebelumnya juga telah klaim sepihak dan telah dibantah oleh PBB,” kata Solihin di Jakarta, Sabtu, (01/12/2018).

Menurut Solihin, sangat tidak pantas menggiring opini jika Yusril dan DPP PBB mendukung Jokowi, maka kader dan caleg PBB di akar rumput mendukung Prabowo.

“Belum juga PBB tentukan arah dukungan di pilpres kok Gerindra sudah mulai ‘gergaji’ PBB dan Yusril, apa panik ya menyaksikan manuver ketua umum PBB Bang Yusril?,” sindirnya.

Solihin menegaskan, PBB merupakan partai Islam yang sangat demokratis. Sehingga sebelum mengambil keputusan, pihaknya masih harus mendengar aspirasi dan masukan dari masing-masing kepengurusan partai, baik di tingkat DPW dan DPC.

“Bang Yusril sebagai Ketum untuk menentukan arah kebijakan partai terkait dengan dukungan capres. Sebelum mengambilkan keputusan terlebih dahulu DPP meminta pertimbangan dan masukan dari Majelis Syura PBB,” papar dia.

“Bang Yusril ini bukan tipe ketum partai yang arogan dan otoriter, walaupun dia telah diberikan wewenang penuh tapi dia tetap meminta saran dan masukan dari pengurus partai. Saran dan masukan itu yang baru akan diputuskan setelah PBB menggelar rakornas pada Januari tahun depan,” kata Solihin.

Baca Juga:  Susi: Jika Ada yang Berkelahi karena Pilpres, Saya Tenggelamkan!

Setelah keputusan terkait dukungan sudah bulat, kepada Jokowi misalnya, Solihin meyakini kader di akar rumput akan patuh kepada keputusan DPP. Keputusan ini juga berlaku jika dukungan PBB jatuh kepada pasangan Prabowo-Sandiaga Uno.

Kendati begitu, jika nanti ada kader yang berbeda padangan, maka hal itu dianggap hal yang biasa dalam sebuah organisasi. “DPP tentu akan hargai itu. DPP juga tidak akan serta merta memecat kader partai yang tak sejalan dengan putusan DPP,” tutup Solihin.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer