Connect with us

Politik

Gerindra Ancam Mantan Kadernya ke Ranah Hukum Akibat Buka Bobrok Partainya

JARRAK.ID

Published

on

Politikus Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Ketua DPP Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria ikut angkat bicara perihal tuduhan mantan Wasekjen Gerindra, Nuruzzaman yang menyebut partainya hanya pandai memainkan isu SARA untuk merebut kekuasaan.

Menurut Riza, apa yang disampaikan Nuruzzaman sangat berlebihan. Sehingga pihaknya akan membawa persoalan ini ke ranah hukum jika tidak segera memberikan klarifikasi atas pernyataan tersebut.

“Kita ada badan hukum yang tugasnya menegakkan keadilan. Jadi siapa saja yang menyampaikan hal yang tidak bijaksana, dia (badan hukum) akan bertindak sesuai dengan fungsi. Jadi kami harap Nuruzzaman bisa paham dan mengerti,” kata Riza di Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu, (16/06/2018).

Riza menilai keluarnya Nuruzzaman dari kepengurusan partai Gerindra tidak bijak karena telah menuduh dan penyebarkan berita bohong atau hoaks dengan menyebut Gerindra sebagai partai penyebar ujaran kebencian dan isu SARA.

“Ya kami sayangkan Nuruzzaman yang keluar dengan berbagai alasan yang tidak bijak. Keluar atau pindah partai dengan mengeluarkan tuduhan yang tidak berdasar itu tidak bijaksana,” ucapnya.

Dengan demikian, Riza menyebut tidak pernah mempermasalahkan jika ada kadernya yang memutuskan untuk keluar, ia menambahkan bahwa hal itu wajar dan demokratis.

“Kalau mau keluar partai bisa aja, ini demokrasi dan kami paham. Apalagi masa pileg ini banyak orang pindah partai karena kepentingan pribadi, silakan, Gerindra tidak melarang,” pungkas Riza.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer