Connect with us

Bisnis

Genjot Produksi, PT Garam Segera Bangun Pabrik Baru di Kupang

JARRAK.ID

Published

on

Ilustrasi (Doc. Net)

KUPANG – JARRAK.ID – Pada tahun ini, PT Garam (Persero) berencana membangun pabrik garam yang berlokasi di Bipolo, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dibangunnya pabrik baru ini diharapkan dapat meningkatkan produksi garam kedepan. PT Garam dalam pembangunan pabrik baru ini menggandeng Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Diperkirakan, pabrik yang akan dibangun tersebut menelan biaya senilai Rp 40 miliar.

“Pada tahun 2018 akan segera dibangun pabrik garam untuk mendukung produksi garam di Kabupaten Kupang,” kata Bupati Kupang, Ayub Titu Eki kepada wartawan di Kupang, Sabtu, (30/06/2018).

Menurut Ayub, sesuai rencana, pabrik garam dengan investasi sebesar Rp 40 miliar itu nantinya akan dibangun di kawasan lahan pergaraman yang dikelola oleh PT Garam di sebuah kawasan dengan luas 400 ha di Desa Bipolo, Kabupaten Kupang.

Terkait rencana ini, Bupati Kupang dua priode itu menyambut baik pembangunan pabrik garam baru tersebut. Pasalnya, Ayub beralasan dengan pembangunan ini diharapkan akan terjadi percepatan pembangunan ekonomi masyarakat Kupang khususnya petani garam.

“Saya sangat optimis produksi garam dari Kabupaten Kupang akan meningkat dengan kehadiran pabrik garam yang berbasis di Kupang. Usaha garam petani juga akan terus berkembang,” tegas Ayub.

Disisi lain, Ayub juga mengklaim kalau produksi garam di Kupang sangat melimpah. Sehingga ia berkeyakinan kalau potensi dan produksi garam di Kupang akan mampu mencukupi kebutuhan garam nasional.

“Produksi garam dari Kabupaten Kupang bisa untuk kebutuhan ekspor karena kualitas garam dari daerah ini sangat bagus, sehingga banyak perusahan garam yang mulai berinvestasi garam di Kabupaten Kupang,” tandasnya.

Baca Juga:  Rupiah Terus Terpuruk, Ramalan Rizal Ramli Terbukti Benar: Pemerintah Sombong

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer