Connect with us

Daerah

Gempa Lombok: 82 Meninggal Dunia dan Ribuan Orang Mengungsi

JARRAK.ID

Published

on

(Foto: Antara)

JAKARTA – JARRAK.ID – Gempa dengan magnitudo 7 yang mengguncang wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengakibatkan 82 orang meninggal dunia berdasarkan data yang tercatat di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga pukul 02.30 WITA.

Selain itu, sejumlah orang juga mengalami luka-luka dan ribuan rumah warga mengalami kerusakan.

“Ribuan warga mengungsi ke tempat yang aman. Aparat gabungan terus melakukan evakuasi dan penanganan darurat akibat gempa bumi,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan pers.

Adapun daerah yang dianggap paling parah Kabupaten Lombok Utara dan juga Kota Mataram.

Menurut data yang dirilis oleh BPBD Provinsi NTB, secara rinci  dari total jumlah korban jiwa 82 orang, terdapat 65 orang korban berasal dari Lombok Utara, 9 orang lainnya dari Lombok Barat, kemudian terdapat 2 orang korban dari Lombok Timur, 2 orang lainnya berasal dari Lombok Tengah dan 4 orang korban dari Kota Mataram.

Rata-rata korban meninggal akibat tertimpa bangunan yang roboh.

“Korban luka-luka banyak yang dirawat di luar puskesmas dan rumah sakit karena kondisi bangunan yang rusak. Selain itu gempa susulan terus berlangsung,” ujar Sutopo.

Setelah terjadinya gempa dengan kekuatan 7 SR tersebut, menurut Sutopo terjadi 47 kali gempa susulan dengan kekuatan yang lebih kecil hingga pukul 22.00 WIB.

Berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa dengan kekuatan 7 SR tersebut digolongkan sebagai gempa utama (main shock) yang itu berarti kecil kemungkinannya akan terjadi gempa susulan dengan kekuatan yang lebih besar.

Saat ini tim SAR kata Sutopo masih terus melakukan evakuasi meski sejumlah kendala teknis terjadi di lapangan. Ia bahkan menuturkan kalau korban kemungkinan masih akan terus bertambah.

Baca Juga:  Ini yang Didalami KPK dalam Pemeriksaan Terhadap CEO Lippo Group James Riady

“Diperkirakan korban terus bertambah. Jumlah kerusakan bangunan masih dilakukan pendataan,” ujarnya.

Kepala BNPB Willem Rampangilei saat ini juga dikabarkan telah berada di lokasi kejadian. Sejumlah bantuan logistik dan beberapa petalatan untuk para pengungsi juga akan segera dikirimkan.

“Sebanyak dua helikopter untuk mendukung penanganan darurat dikirimkan. BNPB terus mendampingi Pemda, baik Pemda Provinsi dan Kabupaten/Kota terdampak,” kata Sutopo.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer