Connect with us

Daerah

GEGER! Diduga PKI, Orang Tak Dikenal Diamuk Warga di Sumenep

HOLIDI

Published

on

Orang tak dikenal yang diketahui masuk rumah salah satu warga di Desa Tambuko, Guluk-Guluk, Sumenep (Doc. JARRAK)

SUMENEP – JARRAK.ID – Warga Desa Tambuko, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur dikejutkan dengan keberadaan orang tidak dikenal yang tiba-tiba masuk ke rumah salah satu warga.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20:30 WIB. Menurut penuturan salah satu warga, pada awalnya orang tersebut mau masuk ke salah satu lembaga pendidikan yang ada di wilayah tersebut. Namun kata dia, orang tersebut mengurungkan niatnya karena masih banyak warga yang berlalu lalang.

“Awalnya mau masuk ke sekolah, cuma karena banyak orang akhirnya gagal. Lalu jalan kaki,” kata inisial S, warga sekitar saat ditemui media ini, Minggu, (06/01/2018).

Akhirnya karena warga mulai mengendus gerak-gerik mencurigakan dari orang tersebut, warga memutuskan untuk membuntuti yang bersangkutan.

Saat orang tersebut masuk ke rumah salah satu penduduk desa setempat, warga memutuskan untuk melakukan penggerebekan.

“Sesampainya dirumah ini (Hadari), warga kemudian melakukan penggrebekan,” tuturnya.

Saat sedang ditanya oleh para warga, orang tersebut justru mengeluarkan pisau dari dalam bajunya dan sempat mengenai salah satu warga sehingga mengakibatkan luka pada bagian tubuh.

Tak terima, warga akhirnya mengejar dan melempari orang tersebut.

“Habis melukai warga sini, orang itu kabur dan sembunyi didalam kamar mandi. Lalu sama warga sini dikejar dan dilempari tabung gas (elpiji),” terangnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Sumenep Ajun Komisaris Polisi Tego S. Marwoto membenarkan terkait adanya salah satu orang tak dikenal yang masuk ke rumah warga.

Menurut Tego, orang tersebut merupakan warga Desa Gadding, Kecamatan Manding, Sumenep.

“Hasil interogasi kami barusan, pelaku itu bernama Sujali, warga Desa Gadding, Manding. Dan korbannya itu atas nama Said, warga Tambuko,” terangnya.
kasus penganiayaan tersebut tengah diselidiki oleh pihak Polres Sumenep. Sementara pelaku dibawa ke RSUD Sumenep untuk perawatan medis karena mengalami luka yang cukup serius.

Baca Juga:  Soal Aksi Penjarahan di Palu, Ini Kata Ketua MPR

“Lukanya cukup serius. Awalnya di Puskesmas Ganding, cuma karena tidak mampu jadinya kami bawa ke RS Sumenep,” tandas Tego.

Berdasarkan desas desus dan informasi satire di masyarakat setempat, orang tersebut disinyalir sebagai anggota Partai Komunis Indonesia (PKI) yang diduga memang mau melukai warga.

Kendati demikian, belum ada informasi resmi yang disampaikan aparat kepolisian yang menangani kasus itu terkait kebenaran informasi yang beredar di masyarakat tersebut.

Berita Populer