Connect with us

Daerah

Gawat, UII Yogyakarta Ancam Layangkan Mosi Tak Percaya Kepada Presiden Jokowi

JARRAK.ID

Published

on

Presiden Joko Widodo (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta mengancam akan melayangkan mosi tak percaya kepada Presiden Joko Widodo jika nanti RUU KPK tetap disahkan menjadi Undang-Undang.

“Kalau ini (rancangan revisi UU KPK) tetap diteruskan maka kami akan melakukan mosi tidak percaya kepada siapapun pihak-pihak yang mendukung adanya revisi ini, siapapun yang mendukung maka kami akan melakukan mosi tidak percaya,” ujar Dekan Fakultas Hukum UII, Abdul Jamil di Kampus UII Jalan Cik Di Tiro Nomor 1, Terban, Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Kamis (12/09/2019).

Dia berjanji juga akan melayangkan mosi tidak percaya kepada semua pihak yang mendukung revisi UU KPK.

“Artinya apa? Kalau mosi tidak percaya ini nanti kita gulirkan, nanti kami akan sebarkan kepada yang lain, bahwa kami tidak percaya lagi kepada pihak-pihak yang telah mendukung adanya revisi undang-undang ini (termasuk ke Presiden Jokowi),” tuturnya.

Selain mosi tidak percaya, UII juga akan menempuh jalur hukum melalui judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK) apabila legislatif dan eksekutif mengesahkan rancangan revisi UU KPK tersebut.

“Kalau nanti sudah jadi (revisi UU KPK disahkan), kalau misalnya kok sampai ini tetap diundangkan kan berarti menjadi undang-undang. Kalau menjadi undang-undang maka upaya kami akan melakukan judicial review, itu upaya kami,” tegasnya.

Namun sebelum itu terjadi, pihaknya berharap revisi UU KPK dibatalkan. UII akan mengirimkan surat berisi pernyataan sikap UII terhadap revisi UU KPK, termasuk pion-poin telaah UII atas draf rancangan revisi UU KPK.

“Tetapi sebelumnya, tetap surat ini akan kita sampaikan kepada Presiden supaya Presiden tetap menolak (revisi UU KPK), meskipun ada pembahasan. Artinya bahwa Presiden supaya menepati janjinya atas penguatan terhadap KPK,” tutur Jamil.

Presiden Jokowi sebelumnya telah mengirim Surat Presiden (Surpres) Revisi UU KPK ke DPR pada Rabu (11/09/2019) kemarin. Surpres Jokowi itu dijelaskan oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

“Supres RUU KPK sudah diteken Presiden dan sudah dikirim ke DPR tadi,” kata Pratikno kepada wartawan di Jakarta, Rabu (11/09/2019) kemarin.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer