Connect with us

Mancanegara

Gawat, Korea Utara Terancam Krisis Pangan

JARRAK.ID

Published

on

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un saat mengunjungi lahar pertanian di wilayah setempat (Doc. Net)

PYONYANG – JARRAK.ID – Korea Utara (Korut) dikabarkan sedang dalam ancaman krisis pangan. Hal ini diketahui dari memo yang dikirimkan Korut kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Pemerintah Korut menyerukan kepada organisasi internasional untuk segera menanggapi penanganan situasi pangan,” isi memo tersebut, yang dikirimkan oleh misi PBB di negara itu sebagai tindak lanjut dari penilaian bersama dengan Program Pangan Dunia antara 26 November-7 Desember 2018 dilansir dari Reuters, Sabtu, (23/02/2019).

Selain itu, dalam memo tersebut Korut juga menjelaskan beberapa aspek yang menjadi pemicu Korut dalam ancaman krisis pangan. Salah satunya karena diakibatkan oleh suhu yang tinggi, kekeringan, banji dan sanksi dari yang ditetapkan PBB.

Pengiriman memo dua halaman tak bertanggal oleh misi Korut ke PBB itu terjadi menjelang pertemuan puncak kedua antara Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korut Kim Jong Un mengenai denuklirisasi Semenanjung Korea. Pertemuan tersebut diagendakan digelar di Vietnam pada pekan depan.

Gedung Putih sebelumnya sudah menyerukan agar Kim Jong Un dapat menghentikan program denuklirisasi karena dianggap mengancam Amerika Serikat (AS).

Sedangkan Korut berusaha mencabut sanksi, yang secara resmi akan mengakhiri Perang Korea 1950-1953, dan mendapatkan jaminan keamanan.

Dewan Keamanan PBB yang beranggotakan 15 negara telah secara bulat meningkatkan sanksi terhadap Korut sejak 2006 dalam upaya menghentikan pendanaan untuk program rudal nuklir dan balistik Pyongyang.

Baca Juga:  Hakim Prancis Keluarkan Surat Penangkapan Putri Arab Saudi

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer