Connect with us

Daerah

Gara-Gara Inilah KPK Berani Tetapkan Idrus Marham Sebagai Tersangka

JARRAK.ID

Published

on

Idrus Marham (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Idrus Marham sebagai tersangka dalam kasus suap proyek pembangunan PLTU Riau-1.

Idrus Marham diduga kuat juga ikut menerima janji dari jatah USD 1,5 juta.

“IM juga diduga telah menerima janji untuk mendapatkan bagian yang sama besar dari jatah EMS sebesar USD 1,5 juta yang dijanjikan JBK apabila PPA proyek PLTU Riau 1 berhasil dialksanakan JBK dan kawan-kawan,” ujar Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan dalam jumpa pers di gedung KPK, Jl Kunigan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (24/08/2018).

Basaria menjelaskan Idrus disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 hur f b atau Pasal 11 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Idrus diduga bersama dengan Eni Maulani Siregar (EMS) diduga telah menerima hadiah atau janji dari pemegang saham Blackgold natural Resources Limited, Johanes Budisutrisno Kotjo (JBK).

“Dalam proses penyidikan KPK ditemukan sejumlah fakta baru dan bukti permulaan yang cukup berupa keterangan saksi, surat dan petunjuk sehingga dilakukan penyidikan baru.

“Dengan satu orang sebagai tersangka yaitu IM, Plt Ketum Golkar periode November-Desember 2017 dan Menteri Sosial,” sebut Basaria.

Pasca ditetapkan sebagai tersangka, Idrus Marham juga resmi mengundurkan diri sebagai Mensos. Idrus digantikan Agus Gumiwang Kartasasmita, rekan Idrus Marham di Partai Golkar.

Baca Juga:  Jika Dilanjutkan, PP Muhammadiyah Sebut RKUHP Jadi Lonceng Kematian KPK

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer