Connect with us

Daerah

Gaji Penyidik KPK Rp30 Juta, Arteria Dahlan: Tidak Adil!

JARRAK.ID

Published

on

Anggota DPR Fraksi PDIP, Arteria Dahlan (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan terus menyerang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kali ini ia mempertanyakan latar belakang pendidikan para pimpinan KPK.

“Di KPK yang nggak jelas asal-usulnya siapapun bisa jadi Pimpinan KPK. Padahal dia mau memimpin lembaga setengah dewa, Nggak paham hukum bisa. Katanya saya bohong saya ingin membuktikan. Yang bohong itu Febri (Febri Diansyah, Juru Bicara KPK-red) dia berpendapat seolah-olah dia paham,” ujar Arteria dalam diskusi di Kopi Politik, Jakarta Selatan, Jumat (11/10/2019).

Arteria menyebut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, tidak paham mengenai kasus yang ada di KPK dan kapasitasnya hanya juru bicara.

“Kalau saya dibilang tukang bacot, Febri lebih lagi. Dia datang ke DPR tidak pernah ngomongin DPR. Kita panggil datang tidak mau,” kata Arteria.

Politisi PDIP itu menjelaskan kenapa pegawai KPK haruslah seorang pegawai negeri seperti polisi dan jaksa agar sadar sebagai abdi negara sadar bahwa dia melayani rakyat Indonesia bukan melakukan aksi-aksi yang tidak benar.

“Penyidik KPK gajinya aja 30 juta. Itu saja sudah tidak adil sejak dalam pikiran. Kalian ngga bisa katakan polis jaksa buruk, lihat gaji mereka nggak jelas. Sarjana Alfamart jadi penyelidik penyidik dikasih gaji segitu. Kita ada polisi itu susahnya minta ampun. Rakyat harus tau itu,” tegasnya.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer