Connect with us

Politik

Gagal Ungkap Mahar Politik, IBC: Bawaslu Tidak Siap Awasi Pemilu!

JARRAK.ID

Published

on

Gedung Bawaslu RI (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Isu Mahar politik yang terjadi menjelang Pilpres 2019 menjadi bukti bahwa Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dianggap belum siap melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan Pemilu.

“Bawaslu tidak siap mengawasi pemilu serentak ini. Publik sudah tahu dinamikanya sudah tinggi. Contoh isu mahar politik,” kata Direktur Indonesia Budget Center (IBC), Roy Salam dalam diskusi bertajuk ‘Bawaslu Macam Mandor di Zaman Belanda’ di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, (02/09/2018).

Menurut Roy, Bawaslu seharusnya segera mengevaluasi kinerja jajarannya. Hal ini kata Roy, untuk memastikan pelaksaan Pilpres 2019 mendatang berjalan dengan demokratis dan transparan.

“Paling tidak sebetulnya kita berharap ada proses evaluasi. Paling tidak, punya review menghadapi pemilihan capres-cawapres apakah sudah berlangsung demokratis dan transparan,” kata Roy.

Sebelumnya, Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief menyebut bahwa Sandiaga Uno memberikan mahar politik kepada PAN dan PKS, masing-masing Rp500 miliar untuk mengunci posisi cawapres Prabowo Subianto.

Lalu pemberian mahar tersebut dilaporkan Ketua Umum LSM Federasi Indonesia Bersatu, Frits Brqmy Daniel ke Bawaslu.

Kendati demikian, dalam putusannya Bawaslu menyebut bahwa dugaan pemberian mahar oleh Sandiaga Uno tidak terbukti dan Sandiaga dibebaskan dari segala tuntutan.

Baca Juga:  Bela Gubernur Sulteng, Gerindra: Beliau Tidak Jago Pencitraan Seperti Jokowi

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Berita Populer