Connect with us

Politik

Forum Ulama BPI KPNPA RI Dukung Presiden Jokowi Tunjuk Cawapres dari Jajaran Polri

JARRAK.ID

Published

on

JAKARTA – JARRAK.ID – Ketua Umum Forum Ulama Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyeleggara Negara dan Pengawas Anggaran (BPI KPNPA) RI, Rahmad Sukendar menyebut Wakapolri, Komjen Pol Syafruddin layak menjadi salah satu alternatif cawapres Jokowi dalam Pilpres 2019 mendatang.

Menurut Sukendar, Presiden Jokowi membutuhkan figur pendamping jenderal dari internal Polri yang sekaligus memiliki kedekatan emosional dengan umat Islam. Umat Islam sebut Sukendar, merupakan pemilik hak politik terbesar di Indonesia.

“Nama Syafruddin layak dipertimbangkan Presiden Jokowi. Karena dalam lima tahun ke depan, wakil Jokowi harus fokus menyelesaikan berbagai agenda pembangunan, dibandingkan sibuk mikir capres periode selanjutnya. Skema ini sama dengan Pak SBY ketika memilih cawapres dari tokoh non parpol dalam Pilpres 2009,” kata Sukendar kepada Jarrak.id, Senin malam, (02/04/2018).

Syafruddin menurut Sukendar, juga menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) sehingga nilai tawar politik dan tingkat akseptabilitasnya di kalangan umat Islam cukup signifikan.

“Duet ini (Jokowi-Syafruddin, red) ideal untuk stabilitas politik, ideal untuk pemerintahan yang baik. Pasangan ini diyakini juga bisa menyayomi semua elemen masyarakat Indonesia yang majemuk,” tegas Sukendar.

Meski begitu, Sukendar berharap pendamping Jokowi nanti mampu memberikan jaminan rasa aman dan melindungi seluruh masyarakat Indonesia.

“Maka Jokowi harus mempertimbangkan tokoh dari Polri. Karena sudah memiliki kecakapan dan pengalaman dalam menciptakan ketertiban dan keamanan di masyarakat,” jelas Sukendar.

Sukendar juga menyebut nama Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Sukendar beralasan Tito Karnavian representasi tokoh muda yang lugas dan cerdas. Sehingga patut juga dipertimbangkan Jokowi.

“Tito sudah berpengalaman dalam banyak tugas, mulai dari Kapolda Metro Jaya, Kepala BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme), sampai Kapolri yang melompati empat angkatan. Beliau juga ahli hukum dan pejuang anti korupsi.”

“Pengalaman ini akan menjadi pelengkap yang sempurna bagi Jokowi dalam melaksanakan tugas pemerintahan untuk lima tahun ke depan,” sambung Sukendar.

Alasan lain kata Sukendar, Tito termasuk tokoh yang popularitas dan intensitas kemunculannya sangat tinggi. Sebagai Kapolri, Sukendar menyebut, Tito muncul sebagai sosok yang bisa ‘melayani’ Jokowi dalam situasi genting. Terbukti dalam demonstrasi nomor cantik berjilid-jilid yang dapat dijadikan salah satu patokan.

“Tito lah yang dianggap berhasil menjembatani aspirasi kelompok Islam politik dengan kepentingan Jokowi, sehingga aksi-aksi demonstrasi itu tidak menggerus secara signifikan popularitas sang presiden. Tidak berlebihan jika Tito merupakan tokoh yang memiliki pengalaman dan pengetahuan yang komplit.”

“Apalagi Tito juga merepresentasikan tokoh dari luar Jawa. Ini penting untuk mendongkrak perolehan suara di kawasan Indonesia Timur,” kata Sukendar.

Menghormati Pilihan Jokowi

Tapi Sukendar akan menghormati siapapun pilihan Jokowi dalam Pilpres 2019. Sekalipun Sukendar tetap berharap cawapres Jokowi dari kalangan internal Polri.

“Kita akan menghormati pilihan politik Presiden Jokowi untuk menentukan wakilnya. Mudah-mudahan dua nama terbaik dari Polri juga masuk dalam pertimbangan beliau,” imbuh Sukendar.

Tetapi Sukendar berjanji akan berkontribusi terhadap pemenangan Jokowi dalam Pilpres mendatang. Semua elemen akan digerakkan untuk membantu pemenangan Jokowi.

“Forum Ulama BPI KPNPA serta Barisan Pelopor Indonesia Kerukunan Lintas Agama yang sudah terbentuk di 24 provinsi akan merapatkan barisan dan memberikan dukungan penuh terhadap duet Jokowi bersama dua nama yang kita sebutkan dari jajaran Polri. Pertimbangan dukungan ini tentu saja demi kemaslahatan bangsa,” tandas Sukendar.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer