Connect with us

Politik

Fahri Hamzah Usulkan Ombudsman, KPK, Komnas HAM Digabung, Ini Alasannya

JARRAK.ID

Published

on

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Lembaga Ombudsman, KPK dan Komnas HAM bisa digabung, hal ini diyakini dapat menciptakan ketertiban secara masif.

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah di Media Center DPR RI, Jakarta, Selasa (09/07/2019).

Menurutnya, Korea Selatan berhasil menggabungkan lembaga antirasuah dengan kepolisian. Hasil penyelidikan perkara dari KPK Korea Selatan diserahkan ke kepolisian diproses secara hukum.

“Ambil jalan ini mau ke mana, kita berkomitmen atau tidak, ingin menyelesaikan masalah? Apakah korupsi ini hanya akan menjadi tontonan yang menarik sekian abad ke belakang,” terangnya.

Selain itu, ia menyesalkan kewenangan Ombudsman RI yang sangat terbatas. Seharusnya lembaga mempunyai tangan melakukan investigasi dan akan lebih baik jika digabung dengan KPK.

“Makanya gabung dia dengan KPK, kasih kewenangan investigatif yang lebih besar, supaya bisa melacak banyak hal. Sebab malpraktik ini kan ada diseluruh Indonesia bukan cuma di Jakarta,” katanya.

Fahri menegaskan apabila penanganan tindak pidana korupsi ingin lebih kuat lagi, Indonesia harus bisa mencontoh Amerika Serikat.

“Polisinya diperkuat, Bareskrim diperkuat, lalu di antara lembaga negara dilakukanlah peradilan etika. Supaya pejabat yang melanggar itu jangan mondar-mandir dipanggil secara hukum, pecat aja. Lucuti kekuasaannya supaya dia jangan korupsi lagi. Begitu caranya,” tandas Fahri Hamzah.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer