Connect with us

Politik

Fadli Zon Setuju Eks Koruptor Jadi Caleg di Pemilu 2019

JARRAK.ID

Published

on

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Wakil Ketua DPR, Fadli Zon mengatakan tidak setuju dengan PKPU yang melarang eks koruptor jadi calon legislatif (caleg). Fadli beralasan, menjadi caleg merupakan hak setiap warga negara yang dijamin oleh konstitusi.

“Mereka misalnya sudah menjalani hukuman, hukuman itu menjadi warga binaan. Apakah selamanya tidak boleh? Ini jadi dilema menurut saya. Padahal mereka sudah menebus kesalahan-kesalahannya itu,” kata Fadli saat ditemui di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu, (01/09/2018).

Oleh karena itu, Fadli mengapresiasi putusan Bawaslu yang memperbolehkan beberapa eks koruptor menjadi caleg, termasuk Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, M Taufik.

Untuk kasus Taufik, Fadli menyatakan Bawaslu sudah membuat putusan sesuai undang-undang. Taufik pun sudah beberapa kali menjadi anggota legislatif di Jakarta usai keluar penjara.

“Ya kan selama ini sudah jadi anggota legislatif, bahkan jadi Wakil Ketua DPRD. Jadi sudah tidak ada masalah dengan itu,” kata dia.

Sebelumnya, KPU tidak memasukkan nama Taufik dalam Daftar Calon Sementara (DCS) karena pernah menjadi narapidana kasus korupsi. Taufik pun menggugat KPU DKI Jakarta ke Bawaslu DKI Jakarta.

Bawaslu kemudian melakukaan mediasi antara KPU dengan Taufik. Namun, hasilnya tetap tidak ada solusi. KPU tetap enggan memasukkan nama Taufik dalam DCS.

Lalu Bawaslu melanjutkan sengketa itu ke proses ajudikasi. Gugatan Taufik pun akhirnya dikabulkan dan dia dibolehkan menjadi calon anggota legislatif.

Baca Juga:  Marak Aksi Teror, Komisi I DPR Akan Evaluasi Kinerja BIN

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer