Connect with us

Daerah

Eni Saragih Sebut Sofyan Basir Terima Uang Suap PLTU Riau

JARRAK.ID

Published

on

Tersangka kasus suap PLTU Riau-1, Eni Maulani Saragih (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut bahwa tersangka kasus suap PLTU Riau-1, Eni Maulani Saragih mengaku bahwa uang suap juga mengalir ke kantor Direktur Utama (Dirut) PLN, Sofyan Basir.

“Ini baru dari satu orang saja, (dari) Eni (menyebut Sofyan Basir terima uang). Nah, baru satu saksi itu aja,” kata Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, di Jakarta, Sabtu, (01/09/2018).

Merwata mengatakan juga jika mantan Menteri Sosial (Mensos), Idrus Marham juga kecipratan uang suap, sebagaimana pengakuan Eni dalam pemeriksaan KPK.

“(Eni) menyampaikan kepada si IM (Idrus Marham) kemarin, saya abis ketemu dengan SB (Sofyan Basir). Nanti pembagiannya sama-sama,” ujar Marwata.

Oleh karena itu, Marwata menyebut pengakuan Eni akan menjadi petunjuk awal bagi KPK untuk menelusuri keterlibatan Sofyan Basir dalam pusaran kasus suap PLTU Riau-1.

“Ya, kalau sudah cukup bukti pasti kami naikan kan. Hanya sebatas sebagai saksi, karena alat buktinya belum cukup,” imbuh Marwata.

Sepeti diketahui, Eni diduga menerima uang sebesar Rp 6,25 miliar dari Kotjo secara bertahap, dengan rincian Rp 4 miliar sekitar November-Desember 2017 dan Rp 2,25 miliar pada Maret-Juni 2018. Uang itu terkait dengan proyek PLTU Riau-1.

Sementara tersangka lain yakni Idrus Marham diduga turut serta dalam kasus suap terkait proyek PLTU Riau-1. Ia diduga telah dijanjikan uang USD 1,5 juta oleh Johannes Budisutrisno Kotjo. Idrus juga diduga ikut mendorong percepatan proses penandatanganan proyek PLTU Riau-1 tersebut.

Atas perbuatannya, Idrus disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atau Pasal 56 ke-2 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Baca Juga:  Ternyata, Ustad Arifin Ilham Sudah Sediakan Makam dan Kain Kafan

Dalam kasus ini, KPK sudah menetapkan tiga tersangka, diantaranya Idrus Marham, Eni Maulani Saragih dan Johannes Budisutrisno Kotjo.

 

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Berita Populer