Connect with us

Bisnis

Empat Bos Startup Masuk 150 Orang Terkaya Indonesia, Cek Siapa Saja Mereka

JARRAK.ID

Published

on

Ilustrasi (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Majalah Globe Asia pada bulan Juni 2018 merilis nama-nama 150 orang terkaya di Indonesia. Hasilnya cukup mengejutkan. Pasalnya, dari 150 orang terkaya itu terselip nama beberapa bos perusahaan rintisan (startup).

Dalam daftar tersebut ada empat nama pendiri startup yang jadi orang terkaya di Indonesia. Mereka diantaranya adalah Pendiri Traveloka, Ferry Unardy (30); Tokopedia, Wiliam Tanu Jaya, (36); Bukalapak. Achmad Zaki (31); dan Pendiri Gojek Nadiem Makarim (33).

Para pendiri startup tersebut merupakan wajah-wajah baru dalam daftar orang terkaya di Indonesia versi majalah Globe Asia. Majalah tersebut juga merilis jumlah kekayaan para bos startup itu. Ferry menjadi orang terkaya ke 146 dengan jumlah harta mencapai US$ 145 juta. Wiliam berada di urutan 148 (US$ 130 juta), Achmad di urutan 149 (US$ 105 juta), dan Nadiem di urutan 150 (US$ 100 juta).

Keempat perusahaan tersebut juga merupakan startup dengan status unicorn. Yang dimaksud dengan unicorn merupakan entitas startup yang memiliki valuasi US$ 1 miliar atau Rp 13 triliun.

Dalam ulasan yang ditulis oleh Globe Asia itu, majalah tersebut menyebutkan kalau iklim bisnis di Indonesia saat ini memang diwarnai oleh berdirinya sejumlah perusahaan yang berbasis pada Teknologi.

Globe Asia juga menulis para bos perusahaan rintisan itu rata-rata adalah mereka yang pernah menempuh pendidikan di Jepang atau Amerika.

“Mereka muncul dalam daftar orang terkaya di negara ini,” demikian tulis Globe Asia.

Di sejumlah negara Asia sendiri sejak satu dekade terakhir memang marak perusahaan yang bergerak di bidang teknologi. Hal itu juga dipicu oleh adanya pergeseran investasi. Sebut saja misalnya Teknologi Lensa Zhou Qunfei, Softbank Masayosi Putra, raksasa e-commerce Jack Ma Alibaba, operasi e-commerce Xiaomi Lei Jun dan Liu Qiangdong, JD, mereka semua seakan merupakan raja-raja ekonomi baru di kawasan Asia yang menyaingi dominasi barat selama ini.

Baca Juga:  Memangkas Distribusi Panjang Komoditas Pangan

Indonesia tak kalah aktif. Sejumlah perusahaan rintisan berbasis teknologi juga bermunculan. Nadiem Makarim dan Michaelangelo Moran dari Go-Jek, William Tanuwidjaja dan Leontinus Alfa Edison dari Tokopedia, Derianto Kusuma dan Ferry Unardi (Traveloka) serta Achmad Zaki dan Nugroho Herucahyono dari Bukalapak adalah nama-nama yang muncul di sektor ini.

Diketahui, Traveloka merupakan jasa layanan pemesanan tiket dan hotel yang berbasis Daring. Sementara itu, Tokopedia dan Bukalapak, keduanya adalah perusahaan yang berfokus pada layanan belanja online.

Sementara itu, Go-Jek tampil sebagai penyedia jasa layanan ojek Daring. Namun belakangan Go-Jek juga mengembangkan bisnisnya dengan menambah layanan antar barang, pembayaran seluler hingga antar makanan.

Pemuncak daftar orang terkaya di Indonesia sampai saat ini masih dipegang oleh dua bersaudara pemilik perusahaan Djarum. Robert Hartono (77) dan Michael Hartono (78). Kekayaan keduanya mencapai US$ 21 miliar tahun ini, naik dari tahun sebelumnya yang mencapai US$ 18 miliar.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer