Connect with us

Elektoral

Dugaan Pidana Pemilu, Bawaslu Resmi Laporkan PSI ke Bareskrim Polri

JARRAK.ID

Published

on

Ketua Bawaslu RI, Abhan (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI), resmi melaporkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri pada Kamis, (17/05/2018). Laporan ini terkait dugaan pidana pemilu dalam iklan politik PSI di salah satu media massa.

Atas laporan ini, penyidik memiliki waktu sampai 14 hari ke depan sebelum berkas perkara dilimpahkan ke kejaksaan.

“Yang dilaporkan adalah Sekjen dan Wasekjen PSI. Ini dugaan pelanggaran tindak pidana kampanye di luar jadwal sesuai Pasal 492 Undang-Undang Pemilu 2017,” kata Ketua Bawaslu Abhan di Bareskrim, Jakarta.

Jika laporkan Bawaslu terbukti, pelaku bisa dipidana penjara paling lama setahun dan denda maksimal Rp 12 juta.

Bawaslu mempersoalkan iklan politik PSI yang ditayangkan pada 23 April 2018 di Jawa Pos. Padahal, jadwal kampanye peserta Pemilu 2019 baru dimulai 23 September 2018. “Makanya kami meneruskan ke sini. Nanti kewenangan penyidik untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tambah Abhan.

Baca Juga:  Demokrat: Elektabilitas Jokowi Belum Aman

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer