Connect with us

Elektoral

Duet Jokowi-Prabowo Unggul dalam Survei

JARRAK.ID

Published

on

Doc. Net

JAKARTA – JARRAK.ID – Siaran survei Indo Barometer terhadap elektabilitas Joko Widodo dan Prabowo Subianto sebagai pasangan capres dan cawapres pada Pilpres 2019 mengejutkan. Pasalnya, hasil elektabilitas duet Jokowi-Prabowo selalu di atas 50 persen.

“Jokowi-Prabowo melawan Gatot Nurmantyo-Anies Baswedan, 53,7 persen banding 17,8 persen. Jokowi-Prabowo melawan Budi Gunawan-Anies 56,4 persen banding 13,3 persen,” kata Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari, di Jakarta Pusat, Selasa, (22/5/2018).

“Kemudian Jokowi-Prabowo melawan Anies-Budi Gunawan 56,2 persen. Jokowi-Prabowo melawan JK-Anies 55,5 persen banding 15,4 persen,” imbuh dia.

Menurut Qodari, duet Jokowi-Prabowo mendapatkan angka keterpilihan cukup tinggi dari semua simulasi survei yang dilakukannya. Keduanya memperoleh suara signifikan dibandingkan jika Jokowi dan Prabowo disandingkan dengan cawapres lain. Qodari menjelaskan, pihaknya akan mencoba menempatkan duet Jokowi-SBY dalam survei ke depan.

“Jadi kita lihat dari macam-macam simulasi, paling tinggi itu angkanya kalau Jokowi-Prabowo. Nanti kita tes Jokowi-SBY. Habis Lebaran. Tapi Lebaran yang mana dulu. Kalau Lebaran kuda enggak nyampe-nyampe,” ujar dia, seperti diberitakan VIVA.

Sebelumnya, Indo Marometer melakukan survei tersebut pada 15-22 April 2018 di 34 provinsi. Ada sebanyak 1.200 responden dengan wawancara tatap muka menggunakan kuesioner.

Survei ini juga dilakukan menggunakan metode multistage random samplingMargin of error dari survei +- 2,83 persen, dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Simulasi dilakukan dengan pertanyaan tertutup. Pertanyaan yang diajukan adalah, ‘Di antara 2 kemungkinan pasangan capres dan cawapres berikut ini, pasangan mana yang akan Bapak/Ibu pilih?’

Baca Juga:  Cucu Pendiri NU Bergabung dalam Barisan Prabowo, Timses Optimis Suara NU Tetap ke Jokowi-Ma'ruf Amin

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer